Opini: Menakar ketahanan IHSG pascareformasi pasar modal

Reformasi pasar modal Indonesia meningkatkan transparansi dan daya tahan IHSG. Meski tekanan global ada, sejarah menunjukkan IHSG pulih cepat.

Free float 15% jadi katalis dorong konsolidasi BUMN, IPO jumbo, dan likuiditas pasar

Kebijakan free float 15% mendorong konsolidasi BUMN, IPO besar, dan likuiditas pasar. Konsolidasi meningkatkan daya tarik investor dan efisiensi pendanaan.

Tren IPO meredup, backdoor listing menggeliat

Lesunya aktivitas IPO mendorong maraknya pergantian pemegang saham pengendali dan praktik backdoor listing sebagai jalur alternatif masuk bursa.

Investor selektif di tengah gejolak, IPO diproyeksi bergeliat semester II/2026

Aktivitas IPO di Indonesia diproyeksikan meningkat pada semester II/2026, meski tantangan global dan regulasi ketat membuat perusahaan lebih selektif.

Penopang IHSG di fase transisi pasar modal demi pikat asing dalam jangka panjang

Otoritas pasar modal Indonesia menerapkan reformasi untuk meningkatkan transparansi dan kredibilitas, meski ada tekanan jual jangka pendek.

IHSG rawan tekanan jual asing, pelaku pasar minta BEI implementasi aturan bertahap

IHSG tertekan akibat aturan baru, pelaku pasar minta BEI terapkan reformasi bertahap untuk mengurangi aksi jual asing dan menjaga stabilitas pasar.

IHSG anjlok di bawah 7.000, BEI: Penurunan jangka pendek jadi peluang

Meski IHSG turun, BEI melihat ini sebagai peluang akumulasi jangka pendek karena reformasi transparansi pasar modal diharapkan meningkatkan daya tarik global.