OJK sebut pelemahan IHSG ke level 6.396,26 masih dalam tahap wajar
OJK menilai pelemahan IHSG ke 6.396,26 wajar, dipicu tensi geopolitik dan kebijakan moneter global, serta rebalancing MSCI. Indeks tetap mencerminkan fundamental pasar.
OJK menilai pelemahan IHSG ke 6.396,26 wajar, dipicu tensi geopolitik dan kebijakan moneter global, serta rebalancing MSCI. Indeks tetap mencerminkan fundamental pasar.
IHSG turun 15,14% YtD, membuka peluang saham diskon seperti UNVR, AKRA, dan BMRI. Saham-saham ini memiliki PE rendah, menjadikannya menarik bagi investor.
Menkeu Purbaya menilai koreksi IHSG akibat profit taking wajar terjadi. IHSG turun 2,57% ke 7.915,66, dipengaruhi sentimen global dan aksi broker.
IHSG diproyeksi tertekan akibat demo di Jakarta, tetapi saham big caps seperti BBNI, BBCA, BMRI, dan BBRI tetap direkomendasikan oleh analis.