IHSG bidik area 7.843 usai melonjak 2,34%, cermati saham BBNI, HRTA hingga NICL
IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju level 7.700-7.843 setelah melonjak 2,34% ke 7.675 pada perdagangan sebelumnya.
IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju level 7.700-7.843 setelah melonjak 2,34% ke 7.675 pada perdagangan sebelumnya.
Analis menilai buyback dapat meredam penurunan harga saham dan tingkatkan kepercayaan investor, namun efektivitasnya tergantung likuiditas & fundamental emiten.
IHSG diprediksi uji resistance 7.300-7.350 didorong koreksi harga minyak. Perhatikan saham BBNI, BBCA, UNVR, ISAT, ASII. Cadangan devisa RI turun.
IHSG diprediksi terkoreksi, saham BUMI, RAJA, MINA direkomendasikan beli saat lemah. Target harga BUMI Rp266-Rp280, RAJA Rp4.760-Rp5.200.
IHSG diprediksi rawan koreksi pada 9 April 2026. Saham BRMS, BIPI, MBMA, dan PANI direkomendasikan untuk dibeli saat melemah. Sentimen positif meredanya perang AS-Iran.
IHSG diprediksi lanjut koreksi ke 6.745-6.849. Saham AKRA, BMRI, CMRY, dan INKP direkomendasikan untuk dibeli saat melemah.
IHSG diprediksi rawan koreksi meski sebelumnya menguat 1,93%. Saham ARCI, BBYB, DEWA, dan INET direkomendasikan untuk dibeli saat melemah.
MNC Sekuritas merekomendasikan saham CUAN, DSNG, UNTR, dan AMRT saat IHSG lesu. Strategi buy on weakness untuk CUAN, DSNG, UNTR, dan sell on strength untuk AMRT.
IHSG diproyeksikan melanjutkan tren penguatan dengan menguji level resistance 7.400 pada perdagangan hari ini, Kamis (26/3/2026).
Saham emas dan batu bara seperti EMAS dan AADI menjadi incaran asing jelang Lebaran, meski IHSG terkoreksi. Analis rekomendasikan AADI dan ARCI.