Saham DEWA, BRMS, hingga MAPI angkat Indeks Bisnis-27 dibuka menguat
Indeks Bisnis-27 menguat ke 468,82 pada 6 Mei 2026, didorong saham DEWA, BRMS, dan MAPI. Sebanyak 20 saham naik, 3 stagnan, dan 4 melemah.
Indeks Bisnis-27 menguat ke 468,82 pada 6 Mei 2026, didorong saham DEWA, BRMS, dan MAPI. Sebanyak 20 saham naik, 3 stagnan, dan 4 melemah.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,44% akibat ketegangan AS-Iran. Saham ASII, JPFA, dan MAPI memimpin penurunan, sementara BBRI, TAPG, dan BBCA menguat.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,45% ke 467,77, namun saham tambang seperti ADRO dan INCO tetap menguat. Rebalancing indeks akan dilakukan Mei 2026.
Indeks Bisnis-27 naik 0,16% ke 469,89 pada 22 April 2026, didorong saham DSNG, MEDC, JPFA. Total transaksi Rp5,524 triliun, volume 3,285 miliar saham.
Indeks Bisnis-27 naik 0,53% pada 29 April 2026, didorong saham INCO, ASII, dan BUMI. Kenaikan ini terjadi di tengah sentimen geopolitik dan kebijakan fiskal pemerintah.
Indeks Bisnis-27 turun 0,38% ke 469,16 pada 28 April 2026, dipicu pelemahan saham JPFA, AMRT, dan DSNG. IHSG juga melemah 0,48% ke 7.072,39.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,48% ke 471,69, didorong saham BUMI, BBCA, dan BRPT. IHSG juga naik 0,57% ke 7.146,81 dengan 321 saham menguat.
Saham BUMI, BBCA dan BRPT menjadi penopang utama penguatan Indeks Bisnis-27 yang naik 0,48% ke level 471,69.
Indeks Bisnis-27 menambah 8 saham baru, termasuk MBMA dan BRMS, untuk periode Mei-Oktober 2026, meningkatkan daya tarik dan peluang investasi bagi investor.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,45% di awal pekan, dipimpin saham BRPT, INCO, dan BUMI, di tengah kehati-hatian pasar menjelang pertemuan The Fed.