Indeks Bisnis-27 ditutup melemah, seiring IHSG ambles hari ini (3/6)
Indeks Bisnis-27 melemah 4,33% ke 409,07 pada 3 Juni 2026, seiring IHSG turun 4,11% akibat sentimen negatif global dan domestik.
Indeks Bisnis-27 melemah 4,33% ke 409,07 pada 3 Juni 2026, seiring IHSG turun 4,11% akibat sentimen negatif global dan domestik.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,71% ke 427,60 pada 2 Juni 2026, didorong saham AMRT, MEDC, dan MIKA. Sebanyak 11 saham naik, 13 turun, dan 3 stagnan.
Indeks Bisnis-27 ditutup di zona merah dengan pelemahan signifikan dari saham INCO, ASII, dan AMRT.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada 26 Mei 2026, dipimpin oleh penurunan saham INCO, AMRT, dan JPFA. Indeks bergerak di kisaran 442,17-444,02.
Indeks Bisnis-27 menguat 1,46% ke 444,83 pada 25 Mei 2026, didorong saham ICBP, BBRI, dan ASII, di tengah sentimen positif perdamaian Selat Hormuz.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 438,43 dengan saham BUMI, TAPG, dan DEWA memimpin penurunan.
Indeks Bisnis-27 ditutup menguat 0,54% ke level 438,43, dipimpin oleh saham INCO, DEWA, dan BUMI yang mengalami kenaikan signifikan.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,53% ke 449,41 pada 21 Mei 2026, dipimpin saham TAPG, INKP, dan MIKA. IHSG diperkirakan bergerak variatif di tengah sentimen RAPBN 2027.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,15% ke 446,08, namun saham MIKA, TLKM, dan JPFA tetap menguat. Pelemahan dipicu rumor pengaturan ekspor komoditas.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,22% ke 455,41, namun saham BRMS, ANTM, dan BUMI tetap menguat. Analis prediksi IHSG rawan koreksi.