Indeks Bisnis-27 ditutup menghijau ditopang rally saham INCO, DEWA & BUMI
Indeks Bisnis-27 ditutup menguat 0,54% ke level 438,43, dipimpin oleh saham INCO, DEWA, dan BUMI yang mengalami kenaikan signifikan.
Indeks Bisnis-27 ditutup menguat 0,54% ke level 438,43, dipimpin oleh saham INCO, DEWA, dan BUMI yang mengalami kenaikan signifikan.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 2,05% ke 450,37 pada 18 Mei 2026, namun saham ASII, MEDC, dan CPIN tetap menguat. Fokus pasar pada MSCI rebalancing.
Indeks Bisnis-27 ditutup turun 1,14% ke 465,81, meski begitu, saham INCO, MBMA, ASII, dan MAPI tetap mencatatkan kenaikan signifikan.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 480,86, dipengaruhi oleh penurunan saham ANTM, BRMS, dan KLBF.
Indeks Bisnis-27 menambah 8 saham baru, termasuk MBMA dan BRMS, untuk periode Mei-Oktober 2026, meningkatkan daya tarik dan peluang investasi bagi investor.
IHSG diprediksi melanjutkan koreksi ke level 7.245–7.527 pada perdagangan Selasa (21/4). Cermati saham MBMA, PTBA, TAPG & VKTR untuk peluang beli saat melemah.
IHSG diprediksi rawan koreksi pada 9 April 2026. Saham BRMS, BIPI, MBMA, dan PANI direkomendasikan untuk dibeli saat melemah. Sentimen positif meredanya perang AS-Iran.
Saham DSSA, MSIN, dan IMPC pimpin top leaders IHSG pekan ini meski indeks terkoreksi 0,99% ke level 7.026,78.
IHSG berpotensi uji level 7.200 usai libur Lebaran. Saham pilihan: BBYB, EXCL, MBMA, HRTA. Rekomendasi buy on weakness untuk perdagangan 25 Maret 2026.
IHSG berpotensi koreksi pada 25/2/2026. Saham MBMA, TAPG, dan WIRG direkomendasikan BRI Danareksa Sekuritas. Sentimen AS-Iran dan The Fed mempengaruhi pasar.