IHSG berisiko lanjut koreksi ke 7.245–7.527, cermati saham MBMA, PTBA, TAPG & VKTR
IHSG diprediksi melanjutkan koreksi ke level 7.245–7.527 pada perdagangan Selasa (21/4). Cermati saham MBMA, PTBA, TAPG & VKTR untuk peluang beli saat melemah.
IHSG diprediksi melanjutkan koreksi ke level 7.245–7.527 pada perdagangan Selasa (21/4). Cermati saham MBMA, PTBA, TAPG & VKTR untuk peluang beli saat melemah.
Saham VKTR naik 4,42% setelah Prabowo resmikan pabrik kendaraan listrik di Magelang, mendukung transisi energi bersih di Indonesia.
IHSG diprediksi menguat pada 23 Februari 2026, dengan saham IMPC, ARCI, dan VKTR direkomendasikan BRI Danareksa. Sentimen positif dari komunikasi OJK dan BEI.
Saham emiten Grup Bakrie melonjak awal 2026, BNBR naik 60% ytd. Kenaikan didorong oleh aksi korporasi dan kinerja fundamental yang membaik.
IHSG awal 2026 mencapai rekor baru 8.859, didorong saham blue chips BYAN, DCII, AMMN, dan ASII. January Effect dan data ekonomi positif mendukung penguatan.
Saham MORA, BUMI, dan BRPT terpantau memuncaki top leaders yang menopang pergerakan IHSG sepanjang pekan ini periode 10 hingga 14 November 2025.
Saham VKTR Teknologi turun 2,59% setelah suspensi dibuka oleh BEI. Penjualan naik 1,23% di semester I/2025, namun laba bersih turun 68,68% YoY.