Cek rekening, Alamtri Resources (ADRO) bayar dividen Rp3,40 triliun hari ini
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) membayar dividen tunai senilai Rp3,40 triliun atau Rp118,26 per saham pada 8 Mei 2026.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) membayar dividen tunai senilai Rp3,40 triliun atau Rp118,26 per saham pada 8 Mei 2026.
Indeks LQ45 menguat 1,01% setelah rebalancing dengan CUAN dan DEWA memimpin. Perubahan efektif 4 Mei 2026, fokus pada kriteria High Shareholding Concentration.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,48% ke 471,69, didorong saham BUMI, BBCA, dan BRPT. IHSG juga naik 0,57% ke 7.146,81 dengan 321 saham menguat.
MSCI memperpanjang pembekuan saham Indonesia hingga Mei 2026, menahan kenaikan bobot indeks. Namun, peluang investasi tetap ada di sektor energi, telekomunikasi, dan perbankan.
Pengumuman MSCI memicu tekanan jual jangka pendek pada IHSG, terutama saham dengan free float rendah. Investor disarankan fokus pada fundamental saham.
Indeks Bisnis-27 ditutup melemah 0,50% ke 498,23 pada 20 April 2026, dipicu penurunan saham AMRT, BRPT, dan MAPI, di tengah ketegangan geopolitik global.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) resmi IPO di Bursa Efek Indonesia, sahamnya naik 34,52% pada hari pertama. Ada 13 emiten lain siap IPO hingga Juni 2026.
IHSG tertekan akibat aturan baru, pelaku pasar minta BEI terapkan reformasi bertahap untuk mengurangi aksi jual asing dan menjaga stabilitas pasar.
OJK menargetkan lebih banyak saham Indonesia masuk indeks global MSCI dan FTSE dengan meningkatkan free float dari 7,5% menjadi 15% untuk meningkatkan investabilitas dan likuiditas pasar.
IHSG turun 13,95% sejak awal tahun, terburuk di Asia Tenggara. Ini bisa jadi peluang beli saham berfundamental kuat saat valuasi menarik.