Saham RI didepak FTSE, BEI: Risiko jangka pendek reformasi pasar modal

Empat saham RI dikeluarkan dari FTSE Russell akibat reformasi BEI, memicu arus keluar dana asing jangka pendek, diharapkan menguntungkan jangka panjang.

Ashmore AM pilih strategi hati-hati tapi oportunistis di pasar saham RI

PT Ashmore Asset Management Indonesia mengadopsi strategi berhati-hati namun oportunistis di pasar saham Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Purbaya yakin pelemahan rupiah & IHSG pagi ini (18/5) hanya jangka pendek

Menkeu Purbaya yakin pelemahan rupiah dan IHSG 18/5 bersifat sementara, didorong sentimen jangka pendek. Fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.

OJK dorong saham RI naik kelas di MSCI & indeks global, bidik aliran dana asing

OJK bakal mengawal emiten potensial agar masuk ke indeks global seperti MSCI dengan memenuhi parameter kapitalisasi pasar, free float dan transparansi.

Risiko oversupply saham saat ratusan emiten kejar free float 15%

Ratusan emiten tercatat belum memenuhi ketentuan free float minimal 15% dan berpotensi meningkatkan suplai saham di pasar dalam beberapa tahun ke depan.

BCA (BBCA) realisasikan buyback saham mulai 28 April 2026

BCA (BBCA) mulai buyback saham pada 28 April 2026, sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga dan menunjukkan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis.

Menko Airlangga pacu aksi IPO 2026, jadi mesin pembiayaan nasional

Menko Airlangga dorong IPO 2026 untuk penuhi pembiayaan nasional yang meningkat, dengan target Rp7.400 triliun. Pasar modal jadi mesin penarik dana.

Jelang rebalancing MSCI Mei, ini deretan saham yang berpeluang curi perhatian

MSCI memperpanjang pembekuan saham Indonesia hingga Mei 2026, menahan kenaikan bobot indeks. Namun, peluang investasi tetap ada di sektor energi, telekomunikasi, dan perbankan.

Ada sentimen MSCI, Maybank pertahankan target IHSG di level 8.400 akhir 2026

Maybank Sekuritas mempertahankan target IHSG di level 8.400 pada akhir 2026 meskipun MSCI memperpanjang penghentian sementara saham Indonesia hingga Mei 2026.

IHSG anjlok 3,06%, sentimen MSCI dan pelemahan rupiah jadi biang kerok

Tekanan dari sentimen MSCI dan pelemahan rupiah mendorong koreksi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).