BCA (BBCA) realisasikan buyback saham mulai 28 April 2026
BCA (BBCA) mulai buyback saham pada 28 April 2026, sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga dan menunjukkan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis.
BCA (BBCA) mulai buyback saham pada 28 April 2026, sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga dan menunjukkan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis.
Menko Airlangga dorong IPO 2026 untuk penuhi pembiayaan nasional yang meningkat, dengan target Rp7.400 triliun. Pasar modal jadi mesin penarik dana.
MSCI memperpanjang pembekuan saham Indonesia hingga Mei 2026, menahan kenaikan bobot indeks. Namun, peluang investasi tetap ada di sektor energi, telekomunikasi, dan perbankan.
Maybank Sekuritas mempertahankan target IHSG di level 8.400 pada akhir 2026 meskipun MSCI memperpanjang penghentian sementara saham Indonesia hingga Mei 2026.
Tekanan dari sentimen MSCI dan pelemahan rupiah mendorong koreksi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
BEI terapkan Liquidity Provider saham untuk tingkatkan likuiditas, Phintraco Sekuritas jadi pelaku pertama. Fokus pada 5 saham untuk efisiensi perdagangan.
BEI mulai program Liquidity Provider untuk 5 saham, termasuk GGRM dan TKIM, guna meningkatkan likuiditas dan efisiensi perdagangan.
Menteri Keuangan Purbaya bertemu IMF, Bank Dunia, dan S&P di AS, membahas pendanaan dan komitmen ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.
IHSG naik 1,25% ke 7.771 pada 15 April 2026, didukung saham BBCA, TPIA, dan BBRI. Pasar menyambut roadmap OJK untuk memperdalam pasar keuangan.
Saham Barito Renewables Energy (BREN) dipengaruhi sentimen FTSE dan MSCI. Meski ada spekulasi, BREN fokus pada target kapasitas 1 GW pada 2026.