Resmi IPO, BSA Logistics (WBSA) kantongi dana segar Rp302,4 miliar
BSA Logistics (WBSA) raih Rp302,4 miliar dari IPO di BEI 2026, dana untuk ekspansi dan peningkatan operasional.
BSA Logistics (WBSA) raih Rp302,4 miliar dari IPO di BEI 2026, dana untuk ekspansi dan peningkatan operasional.
Saham PT BSA Logistics (WBSA) melonjak 34,52% saat IPO di BEI, meraih dana Rp302,4 miliar. WBSA adalah emiten pertama IPO 2026, disambut antusias investor.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) resmi IPO di BEI, Jumat (10/2026), melepas 1,8 miliar saham dengan harga Rp168 per saham, meraup Rp302,4 miliar.
Calon emiten IPO di Indonesia menunda aksi karena kondisi pasar yang tidak stabil dan regulasi ketat. Hingga Februari 2026, belum ada IPO baru di BEI.
REI DKI Jakarta dorong 25 pengembang IPO hingga 2028, targetkan dana Rp5 triliun untuk modal dan pengelolaan utang.
PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA) akan IPO di BEI, menawarkan 4,4 miliar saham senilai Rp2,79 triliun dengan harga Rp635 per saham. Penawaran berlangsung 10-15 Desember 2025.
Vietnam melonggarkan batas kepemilikan asing di pasar saham, menyederhanakan proses IPO, dan meningkatkan transparansi untuk menarik lebih banyak investor internasional.
PT Merdeka Gold Resources akan gunakan dana IPO Rp4,88 triliun untuk modal kerja dan refinancing utang. IPO melibatkan 1,61 miliar saham dengan harga Rp1.800–Rp3.020.
BEI menargetkan IPO lima perusahaan lighthouse pada 2025 untuk menarik investor asing dan domestik, meningkatkan likuiditas dan stabilitas pasar modal Indonesia.