13 emiten siap menyusul IPO BSA Logistics (WBSA) di lantai bursa 2026
PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) resmi IPO di Bursa Efek Indonesia, sahamnya naik 34,52% pada hari pertama. Ada 13 emiten lain siap IPO hingga Juni 2026.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) resmi IPO di Bursa Efek Indonesia, sahamnya naik 34,52% pada hari pertama. Ada 13 emiten lain siap IPO hingga Juni 2026.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) resmi IPO di BEI, Jumat (10/2026), melepas 1,8 miliar saham dengan harga Rp168 per saham, meraup Rp302,4 miliar.
PT BSA Logistics Indonesia (WBSA) menetapkan harga IPO Rp168 per saham, siap melantai di BEI 10 April 2026, targetkan dana Rp306 miliar untuk ekspansi bisnis.
Samuel Sekuritas menargetkan 5 perusahaan dari sektor keuangan, farmasi, retail, teknologi, dan komoditas untuk IPO di BEI pada 2026.
BEI targetkan 50 perusahaan IPO pada 2026, termasuk Griya Idola, Vidio, dan Bank Jakarta. Rumor IPO meningkat seiring stabilnya ekonomi dan penurunan suku bunga.
Pada 2026, BEI menargetkan 50 IPO baru dengan minat investor tinggi. Meski saham IPO 2025 mencatat kenaikan signifikan, seleksi fundamental tetap penting.
BEI targetkan 50 emiten baru IPO pada 2026, dengan RNTH capai Rp15 triliun, guna dorong pasar modal Indonesia masuk top 10 dunia pada 2030.
IPO Superbank pada akhir 2025 memicu spekulasi pasar atas rencana PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) membawa Vidio melantai di bursa pada 2026.
IPO di Indonesia diprediksi lebih semarak pada 2026 meski volatilitas tinggi. Fokus pada kualitas emiten dan kondisi pasar global jadi kunci.
OJK optimis 2026 jadi tahun ramai IPO dan rights issue dengan target 555 efek baru, didukung ekonomi stabil dan minat investor yang meningkat.