IHSG dibuka naik ke 7,023, saham TPIA, BREN hingga AMMN kompak melaju
IHSG dibuka naik 0,97% ke 7.023,96, didorong saham TPIA, BREN, dan AMMN. Sebanyak 360 saham menguat, kapitalisasi pasar Rp12.561,88 triliun.
IHSG dibuka naik 0,97% ke 7.023,96, didorong saham TPIA, BREN, dan AMMN. Sebanyak 360 saham menguat, kapitalisasi pasar Rp12.561,88 triliun.
Saham WBSA melonjak 94,16% dan memimpin top gainers di BEI pekan ini, meski IHSG melemah. Saham CTTH dan KOTA juga alami kenaikan signifikan.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) resmi IPO di Bursa Efek Indonesia, sahamnya naik 34,52% pada hari pertama. Ada 13 emiten lain siap IPO hingga Juni 2026.
Saham YPAS, MSIN, dan IMPC memimpin top gainers dengan kenaikan signifikan selama sepekan, meski IHSG turun 0,99% pada periode 30 Maret-2 April 2026.
Saham BNBR dan MEGA bersinar berkat aksi korporasi, dengan BNBR naik 76,86% dan MEGA naik 40,28% dalam sepekan. Aksi ini melibatkan rights issue dan pembagian saham bonus.
Saham Bakrie dan Chairul Tanjung bersinar saat IHSG turun 0,44% pekan ini, dengan Bakrie melonjak 76,86% dan Bank Mega naik 40,48%, meski IHSG tertekan.
IHSG naik 3,49% pekan ini, dengan INDS, ROCK, dan MSIN jadi top gainers. Kapitalisasi pasar BEI naik 3,83% ke Rp14,889 triliun.
IHSG turun 6,94% pekan ini, namun saham ELPI, AGII, dan ELSA jadi top gainers dengan kenaikan signifikan. Kapitalisasi pasar turun 7,37% menjadi Rp15.046 triliun.
IHSG turun 0,47% ke 8.933 akibat koreksi saham ASII, BBCA, dan AMMN. Investor asing catat beli bersih Rp24,2 miliar, sementara pasar fokus pada laporan keuangan Ifonti.com dan pertemuan FOMC The Fed.
Saham pelayaran seperti SMDR dan PJHB melonjak awal 2026, namun kini terkoreksi. Prospek tetap ada, tetapi volatilitas dan biaya operasional jadi tantangan.