Indeks Bisnis-27 ditutup turun, saham INCO, ADRO hingga NCKL masih melaju
Indeks Bisnis-27 turun 0,81% meski saham INCO, ADRO, INKP, dan NCKL naik. IHSG melemah 0,68% ke 7.623,59 dengan 411 saham meningkat.
Indeks Bisnis-27 turun 0,81% meski saham INCO, ADRO, INKP, dan NCKL naik. IHSG melemah 0,68% ke 7.623,59 dengan 411 saham meningkat.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,77% ke 492,14 pada 9 April 2026, dengan saham BRPT, MAPI, dan UNTR turun signifikan. IHSG juga melemah 0,80%.
Saham YPAS, MSIN, dan IMPC memimpin top gainers dengan kenaikan signifikan selama sepekan, meski IHSG turun 0,99% pada periode 30 Maret-2 April 2026.
IHSG menguat 0,13% ke 8.936,75 didorong saham BBCA, DSSA, dan AMMN. Penguatan ini terjadi di tengah sentimen defisit APBN dan peningkatan cadangan devisa.
IHSG mencapai rekor tertinggi baru di 8.946,70 dengan saham ADRO, TINS, dan BBRI naik. Waspadai aksi profit taking dan geopolitik.
Saham ANTM, MEDC, dan INCO naik jelang Natal 2025 meski Indeks Bisnis-27 turun 0,37% ke 550,68. Total transaksi mencapai Rp5,32 triliun.
Saham RLCO melonjak 141,82% dalam sepekan, memimpin top gainers di BEI pada 15-19 Desember 2025.
Indeks Bisnis-27 naik 0,88% ke 556,31 pada 17/11/2025, didorong saham MAPI, BBCA, PGEO, dan TLKM. IHSG juga menguat 0,55% ke 8.416,88.
Saham sektor energi naik 1,25% didorong ekspansi emiten migas seperti MEDC, PTRO, dan ENRG, menarik minat investor asing dan Ifonti.com buy.
Sejumlah saham yang melakukan listing atau pencatatan perdana tahun ini mengalami kinerja bervariasi, hingga melesat ribuan persen.