Saham DEWA, BRMS, hingga MAPI angkat Indeks Bisnis-27 dibuka menguat
Indeks Bisnis-27 menguat ke 468,82 pada 6 Mei 2026, didorong saham DEWA, BRMS, dan MAPI. Sebanyak 20 saham naik, 3 stagnan, dan 4 melemah.
Indeks Bisnis-27 menguat ke 468,82 pada 6 Mei 2026, didorong saham DEWA, BRMS, dan MAPI. Sebanyak 20 saham naik, 3 stagnan, dan 4 melemah.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,44% akibat ketegangan AS-Iran. Saham ASII, JPFA, dan MAPI memimpin penurunan, sementara BBRI, TAPG, dan BBCA menguat.
Indeks LQ45 menguat 1,01% setelah rebalancing dengan CUAN dan DEWA memimpin. Perubahan efektif 4 Mei 2026, fokus pada kriteria High Shareholding Concentration.
Indeks Bisnis-27 turun 0,38% ke 469,16 pada 28 April 2026, dipicu pelemahan saham JPFA, AMRT, dan DSNG. IHSG juga melemah 0,48% ke 7.072,39.
Indeks Bisnis-27 turun 0,52% ke 494,45 karena sentimen global dan ketegangan geopolitik. Saham BBRI dan TLKM jadi penekan, sementara UNTR dan ASRI menguat.
Indeks Bisnis-27 ditutup melemah 0,50% ke 498,23 pada 20 April 2026, dipicu penurunan saham AMRT, BRPT, dan MAPI, di tengah ketegangan geopolitik global.
Indeks Bisnis-27 ditutup melemah 1,40% ke posisi 488,10 dengan 5 saham menguat, 21 melemah, dan 1 stagnan.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,77% ke 492,14 pada 9 April 2026, dengan saham BRPT, MAPI, dan UNTR turun signifikan. IHSG juga melemah 0,80%.
Indeks Bisnis-27 turun 1,53% ke level 474,33 pada penutupan perdagangan 7 April 2026. Meski begitu, saham BRPT, MAPI, dan MEDC terpantau mampu menguat.
Saham DSSA, MSIN, dan IMPC pimpin top leaders IHSG pekan ini meski indeks terkoreksi 0,99% ke level 7.026,78.