Indeks Bisnis-27 ditutup menguat, saham DSNG, MEDC, JPFA topang kenaikan
Indeks Bisnis-27 naik 0,16% ke 469,89 pada 22 April 2026, didorong saham DSNG, MEDC, JPFA. Total transaksi Rp5,524 triliun, volume 3,285 miliar saham.
Indeks Bisnis-27 naik 0,16% ke 469,89 pada 22 April 2026, didorong saham DSNG, MEDC, JPFA. Total transaksi Rp5,524 triliun, volume 3,285 miliar saham.
Indeks Bisnis-27 naik 0,53% pada 29 April 2026, didorong saham INCO, ASII, dan BUMI. Kenaikan ini terjadi di tengah sentimen geopolitik dan kebijakan fiskal pemerintah.
Indeks Bisnis-27 turun 0,38% ke 469,16 pada 28 April 2026, dipicu pelemahan saham JPFA, AMRT, dan DSNG. IHSG juga melemah 0,48% ke 7.072,39.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,48% ke 471,69, didorong saham BUMI, BBCA, dan BRPT. IHSG juga naik 0,57% ke 7.146,81 dengan 321 saham menguat.
Saham BUMI, BBCA dan BRPT menjadi penopang utama penguatan Indeks Bisnis-27 yang naik 0,48% ke level 471,69.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,94% ke 492,72, namun saham MEDC, DSNG, dan PTBA menguat. Sentimen global terkait AS-Iran mempengaruhi pasar.
Indeks Bisnis-27 ditutup melemah 1,40% ke posisi 488,10 dengan 5 saham menguat, 21 melemah, dan 1 stagnan.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 0,20% ke posisi 482,71 dengan saham BUMI, MEDC, dan ADRO memimpin kenaikan.
MNC Sekuritas merekomendasikan saham CUAN, DSNG, UNTR, dan AMRT saat IHSG lesu. Strategi buy on weakness untuk CUAN, DSNG, UNTR, dan sell on strength untuk AMRT.
Indeks Bisnis-27 melemah 2,02% ke 486,06 pada 13 Maret 2026, tertekan saham INCO dan BRPT. Saham ADMR, HEAL, dan AMRT menguat. IHSG diprediksi koreksi.