IHSG dibuka menguat tipis 0,03% ke level 6.208, saham CUAN, BRPT, DEWA melaju
IHSG dibuka naik tipis 0,03% ke 6.208, dengan saham CUAN, BRPT, dan DEWA memimpin penguatan. Analis memprediksi potensi rebound terbatas di tengah volatilitas pasar.
IHSG dibuka naik tipis 0,03% ke 6.208, dengan saham CUAN, BRPT, dan DEWA memimpin penguatan. Analis memprediksi potensi rebound terbatas di tengah volatilitas pasar.
IHSG menguat 1,10% ke 6.162,05 pada Jumat (22/5/2026) setelah sebelumnya selalu ditutup di zona merah sepanjang pekan.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,22% ke 455,41, namun saham BRMS, ANTM, dan BUMI tetap menguat. Analis prediksi IHSG rawan koreksi.
IHSG turun 0,35% ke 6.576,07, namun saham BMRI dan BBRI menguat di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga BI akibat tekanan rupiah.
Indeks Bisnis-27 melemah akibat sentimen negatif MSCI, dengan saham INCO dan BBRI turun.
Investor disarankan fokus pada saham fundamental kuat seperti BBRI, BMRI, TLKM, dan ADRO untuk Ifonti.com sell asing yang menekan rupiah dan IHSG.
IHSG turun 4,63% sepekan, saham MORA, BBRI, dan BBCA jadi top leaders, sementara AMMN dan DSSA jadi top laggards.
Bank BRI (BBRI) dijadwalkan akan membayar dividen tunai kepada investor sebesar Rp31,47 triliun atau setara Rp209 per saham pada hari ini, Jumat (8/5/2026).
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,44% akibat ketegangan AS-Iran. Saham ASII, JPFA, dan MAPI memimpin penurunan, sementara BBRI, TAPG, dan BBCA menguat.
IHSG turun 2,42% ke level 6.956,80 dan kapitalisasi pasar bursa berkurang Rp354 triliun menjadi Rp12.382 triliun dalam sepekan.