IHSG dibuka menguat 1,25% ke 7.771, saham BBCA, TPIA, dan BBRI jadi penopang
IHSG naik 1,25% ke 7.771 pada 15 April 2026, didukung saham BBCA, TPIA, dan BBRI. Pasar menyambut roadmap OJK untuk memperdalam pasar keuangan.
IHSG naik 1,25% ke 7.771 pada 15 April 2026, didukung saham BBCA, TPIA, dan BBRI. Pasar menyambut roadmap OJK untuk memperdalam pasar keuangan.
PT Danantara Asset Management akan menerima dividen sebesar Rp16,67 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) pada 8 Mei 2026.
BRI (BBRI) akan membagikan dividen Rp52,1 triliun dari laba 2025, setara Rp345,98 per saham, dengan payout ratio 91,19%, setelah RUPST pada 10 April 2026.
Indeks Bisnis-27 ditutup melemah 1,40% ke posisi 488,10 dengan 5 saham menguat, 21 melemah, dan 1 stagnan.
IHSG diprediksi rawan koreksi pada 9 April 2026. Saham BRMS, BIPI, MBMA, dan PANI direkomendasikan untuk dibeli saat melemah. Sentimen positif meredanya perang AS-Iran.
IHSG melonjak 4,42% ke 7.279,21 usai meredanya konflik AS-Iran, saham BREN hingga AMMN kompak hijau, didorong sentimen positif gencatan senjata.
IHSG naik 3,39% didorong pengumuman FTSE, mayoritas saham big caps menguat, termasuk BBCA dan BBRI. Indonesia tetap di kelas secondary emerging market.
IHSG diprediksi lanjut koreksi ke 6.745-6.849. Saham AKRA, BMRI, CMRY, dan INKP direkomendasikan untuk dibeli saat melemah.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 0,20% ke posisi 482,71 dengan saham BUMI, MEDC, dan ADRO memimpin kenaikan.
Saham BREN dan BYAN menjadi penekan utama IHSG dengan koreksi masing-masing 13,12% dan 13,59%, menekan indeks sebesar 26,78 dan 26,67 poin.