Saham TPIA, AMMN, dan DSSA anjlok belasan persen bikin IHSG tumbang
IHSG anjlok 3,21% karena saham TPIA, AMMN, dan DSSA turun belasan persen akibat rebalancing MSCI. Volatilitas pasar diprediksi tetap tinggi hingga akhir Mei.
IHSG anjlok 3,21% karena saham TPIA, AMMN, dan DSSA turun belasan persen akibat rebalancing MSCI. Volatilitas pasar diprediksi tetap tinggi hingga akhir Mei.
IHSG berpotensi sentuh 7.300 jangka menengah usai MSCI, meski ada tekanan jual dari saham tertentu. Kiwoom rekomendasikan strategi wait and see.
Saham grup Prajogo Pangestu anjlok akibat rebalancing MSCI, mempengaruhi IHSG yang turun 3,53% pada 11-13 Mei 2026.
Sejumlah saham seperti SHIP, BREN, dan TPIA mengalami penurunan tajam selama periode 11-13 Mei 2026, dengan SHIP memimpin pelemahan sebesar 37,54%.
MSCI mengumumkan penghapusan enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index, yaitu AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT.
IHSG turun 0,87% ke 6.858,89 pada 12 Mei 2026, dipicu koreksi saham BREN, BYAN, dan ASII. Kapitalisasi pasar mencapai Rp12.171 triliun.
IHSG menguat ke 6.971,11 jelang review MSCI, didorong saham DSSA, TLKM, dan TPIA. Meski rebound, investor disarankan waspada koreksi.
IHSG diprediksi melemah, namun saham MAPA, PNLF, dan BDMN direkomendasikan oleh BRI Danareksa Sekuritas. Pasar fokus pada royalti mineral dan rebalancing MSCI.
IHSG turun 4,63% sepekan, saham MORA, BBRI, dan BBCA jadi top leaders, sementara AMMN dan DSSA jadi top laggards.
Saham PBSA, ELPI, dan INCO mengalami penurunan harga signifikan dan masuk deretan top losers pekan ini periode 4 hingga 8 Mei 2026.