Saham TPIA, AMMN, dan DSSA anjlok belasan persen bikin IHSG tumbang
IHSG anjlok 3,21% karena saham TPIA, AMMN, dan DSSA turun belasan persen akibat rebalancing MSCI. Volatilitas pasar diprediksi tetap tinggi hingga akhir Mei.
IHSG anjlok 3,21% karena saham TPIA, AMMN, dan DSSA turun belasan persen akibat rebalancing MSCI. Volatilitas pasar diprediksi tetap tinggi hingga akhir Mei.
MSCI menghapus enam saham Indonesia dari Global Standard Index, termasuk AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT, yang berdampak negatif pada pergerakan IHSG.
MSCI merilis perubahan indeks Asia Pasifik Mei 2026, dengan penambahan dan penghapusan saham di berbagai negara, termasuk Jepang, China, dan Indonesia.
MSCI umumkan perubahan indeks saham RI Mei 2026; AMMN, BREN, TPIA keluar dari MSCI Global Standard, AMRT masuk MSCI Small Cap.
MSCI mengumumkan penghapusan enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index, yaitu AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT.
MSCI akan mengumumkan rebalancing indeks pada 10 Februari 2026. BUMI dan PANI diprediksi masuk MSCI Global Standard, sementara 9 saham lain masuk Small Cap.
Peluang penguatan harga saham FILM secara berkelanjutan, besar terjadi ke depannya, disebabkan oleh peluang FILM untuk masuk dalam indeks MSCI Global Standard.
Saham BREN dan BRMS jadi incaran asing usai masuk indeks MSCI, mendorong inflow dana asing ke pasar saham Indonesia. Faktor global dan domestik mendukung tren ini.
Masuknya DSSA dan CUAN ke dalam MSCI Global Standard Index diproyeksikan memicu aliran dana asing jelang tanggal efektif.