Membaca arah IHSG semester II/2026 usai rebalancing FTSE dan MSCI

IHSG diprediksi volatil semester II/2026 akibat rebalancing FTSE dan MSCI, memicu outflow dana asing. Namun, peluang rebound tetap ada pasca-rebalancing.

IHSG potensi rebound terbatas hari ini (26/5), cermati saham SUPA, HRTA, hingga MAPA

IHSG berpotensi rebound terbatas hari ini, 26 Mei 2026. Cermati saham SUPA, HRTA, dan MAPA. Pasar masih volatil karena negosiasi Iran-AS dan rebalancing MSCI.

IHSG berpeluang menguat terbatas pekan ini, cermati saham MDKA, ULTJ, BTPN

IHSG diprediksi menguat terbatas pekan ini dengan volatilitas tinggi. Cermati saham MDKA, ULTJ, dan BTPN untuk potensi rebound teknikal.

Ketidakpastian regulasi ekspor satu pintu picu ‘rebound semu’ pasar saham

Ketidakpastian regulasi ekspor satu pintu memicu volatilitas pasar saham, dengan IHSG mengalami rebound semu dan diprediksi akan kembali turun.

BNI (BBNI): Kenaikan BI rate perkuat stabilitas ekonomi dan rupiah

BNI mendukung kenaikan BI Rate 50 bps ke 5,25% untuk stabilitas ekonomi, memperkuat rupiah, dan menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan global.

Saham TPIA, AMMN, dan DSSA anjlok belasan persen bikin IHSG tumbang

IHSG anjlok 3,21% karena saham TPIA, AMMN, dan DSSA turun belasan persen akibat rebalancing MSCI. Volatilitas pasar diprediksi tetap tinggi hingga akhir Mei.

Asing guyur Rp12,29 triliun ke pasar saham RI, OJK pede kepercayaan mulai pulih

OJK mempercepat reformasi pasar modal dengan 8 aksi prioritas untuk meningkatkan integritas dan menarik kembali kepercayaan investor asing.

Risiko oversupply saham saat ratusan emiten kejar free float 15%

Ratusan emiten tercatat belum memenuhi ketentuan free float minimal 15% dan berpotensi meningkatkan suplai saham di pasar dalam beberapa tahun ke depan.

Target IHSG 7.500 pada 2026, HSBC soroti problem rupiah hingga MSCI

HSBC memproyeksikan IHSG mencapai 7.500 pada 2026 meski ada tantangan seperti fluktuasi rupiah, net sell investor asing, hingga isu MSCI.

Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,52% ke 494,45, saham BBRI hingga TLKM jadi penekan

Indeks Bisnis-27 turun 0,52% ke 494,45 karena sentimen global dan ketegangan geopolitik. Saham BBRI dan TLKM jadi penekan, sementara UNTR dan ASRI menguat.