Buyback jadi senjata emiten saat IHSG tertekan, seberapa ampuh?
Analis menilai buyback dapat meredam penurunan harga saham dan tingkatkan kepercayaan investor, namun efektivitasnya tergantung likuiditas & fundamental emiten.
Analis menilai buyback dapat meredam penurunan harga saham dan tingkatkan kepercayaan investor, namun efektivitasnya tergantung likuiditas & fundamental emiten.
BEI merilis daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholder Concentration (HSC) untuk meningkatkan transparansi pasar.
Menjelang Idul Fitri 1447 H, IHSG berpotensi menghadirkan peluang sektoral, bukan reli menyeluruh. Stimulus konsumsi besar, namun pasar rapuh dan likuiditas menipis. Investor harus selektif dan fokus pada fundamental emiten.
Konflik AS-Iran memicu pelemahan rupiah ke Rp17.015/USD dan IHSG jatuh 5%, didorong oleh lonjakan harga minyak dan sentimen risiko global.
Danantara aktif di pasar modal Indonesia melalui manajer investasi meski tak tercatat di daftar pemegang saham di atas 1%, fokus pada saham berfundamental baik.
Danantara aktif di pasar modal Indonesia melalui manajer investasi meski tak tercatat di daftar pemegang saham di atas 1%, fokus pada saham berfundamental baik.
Sepinya IPO di Indonesia pada awal 2026 membuat calon emiten mempertimbangkan bursa luar negeri seperti Hong Kong dan AS. Likuiditas ketat dan aksi jual investor asing menjadi tantangan utama.
Transformasi pasar modal Indonesia meningkatkan kualitas emiten dan likuiditas, namun mengurangi volatilitas yang dicari trader harian. Fokus pada emiten besar dapat mengurangi ruang bagi perusahaan kecil dan menengah.
Absennya BUMN dalam daftar antrean IPO sepanjang 2026 dinilai menjadi peluang emas bagi emiten swasta dan kelompok konglomerasi.
Investor asing masih wait and see di pasar saham Indonesia, meski emiten besar seperti BBCA, BMRI, dan TPIA melakukan buyback saham.