Sektor riil hadapi tekanan ganda dari rupiah dan BI rate, ini strategi dunia usaha

Sektor riil tertekan pelemahan rupiah dan kenaikan BI Rate. Pelaku usaha disarankan fokus pada arus kas, likuiditas, dan hindari utang valas berlebih.

Airlangga Tegaskan Badan Ekspor Danantara Bukan Penyebab IHSG & Rupiah Melemah

Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pelemahan rupiah dan IHSG bukan disebabkan oleh pembentukan badan ekspor atau defisit neraca perdagangan.

Tekanan saham big caps, IHSG rawan uji level psikologis 6.000 hari ini (21/5)

IHSG berpotensi uji level 6.000 akibat tekanan saham big caps, sentimen negatif global, dan kebijakan domestik. Investor disarankan pantau arus dana asing.

Rupiah tembus Rp17.700, Mirae prediksi BI rate tetap 4,75%

Mirae Asset memprediksi BI akan mempertahankan suku bunga 4,75% meski rupiah melemah ke Rp17.700 akibat ketidakpastian global dan lonjakan harga minyak.

IHSG dibuka rebound tipis 0,04% ke level 6.602, pasar cermati RDG BI

IHSG dibuka naik tipis 0,04% ke 6.602, dipengaruhi ekspektasi pasar terhadap hasil RDG BI yang mungkin menaikkan suku bunga akibat pelemahan rupiah.

Purbaya yakin pelemahan rupiah & IHSG pagi ini (18/5) hanya jangka pendek

Menkeu Purbaya yakin pelemahan rupiah dan IHSG 18/5 bersifat sementara, didorong sentimen jangka pendek. Fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.

Ini penyebab IHSG tumbang usai libur panjang, ada efek MSCI hingga depresiasi rupiah

IHSG turun 3% setelah MSCI mengeluarkan 18 saham RI, memicu arus keluar asing dan tekanan jual. Faktor eksternal seperti inflasi AS dan konflik Iran memperburuk situasi.

Jurus BI perkuat rupiah, ekonom usul jaga keseimbangan cadev dan SRBI

Bank Indonesia intervensi pasar valas dengan cadangan devisa dan SRBI untuk stabilkan rupiah. Ekonom sarankan keseimbangan intervensi dan konservasi cadev.

IHSG potensi pulih ke 7.300 usai pengumuman MSCI, intip skenarionya

IHSG berpotensi sentuh 7.300 jangka menengah usai MSCI, meski ada tekanan jual dari saham tertentu. Kiwoom rekomendasikan strategi wait and see.

BI ungkap biang kerok rupiah sempat terpuruk ke level Rp17.500

Rupiah melemah hingga Rp17.500 per dolar AS dipicu faktor global seperti perang AS-Israel-Iran. BI yakin langkah stabilisasi akan menguatkan rupiah.