IHSG dibuka melemah ke 6.194, terhambat laju BBCA, BREN & BMRI cs

IHSG dibuka melemah ke 6.194, terhambat saham big caps seperti BBCA dan BREN. Meski demikian, beberapa saham seperti BBRI dan BMRI menguat. Inflasi dan PMI manufaktur menjadi sentimen pasar.

Nilai tukar rupiah masih loyo, BI perketat aturan beli dolar AS

Bank Indonesia memperketat pembelian valas tanpa ‘underlying’ untuk menstabilkan rupiah yang mendekati Rp17.900 per dolar AS, di tengah ketidakpastian global.

Tok! LPS pertahankan tingkat bunga penjaminan usai BI rate naik

LPS mempertahankan tingkat bunga penjaminan hingga September 2026 meski BI Rate naik, untuk menjaga stabilitas perbankan dan kepercayaan nasabah.

Wamenkeu: Yield SBN masih terjaga, BI bantu serap Rp140,57 triliun

Wamenkeu dan BI jaga kepercayaan investor SBN meski ada gejolak global. Yield SBN stabil, BI serap Rp140,57 triliun SBN untuk stabilitas pasar.

Emiten properti ASRI, MTLA cs cermati efek BI rate terhadap bunga KPR

Kenaikan BI Rate berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat dan penyesuaian bunga KPR, yang dapat berdampak pada emiten properti seperti ASRI & MTLA.

Kenaikan BI rate bayangi marketing sales BSDE dan CTRA

Kenaikan BI Rate menjadi 5,25% berpotensi menekan sektor properti, mempengaruhi psikologis konsumen dan biaya KPR. BSDE dan CTRA tetap optimis menjaga penjualan.

BI Rate Naik 5,25%, Cek Simulasi Cicil KPR Komersil Bank Mandiri

Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,25%, mempengaruhi suku bunga KPR. Berikut simulasi cicilan KPR Mandiri.