Bank Mandiri (BMRI) putuskan buyback saham maksimal Rp1,17 triliun
Bank Mandiri (BMRI) akan buyback saham hingga Rp1,17 triliun dalam 12 bulan, menyimpan sebagai saham treasuri untuk program kepemilikan karyawan.
Bank Mandiri (BMRI) akan buyback saham hingga Rp1,17 triliun dalam 12 bulan, menyimpan sebagai saham treasuri untuk program kepemilikan karyawan.
Bank Mandiri membagikan dividen tunai Rp44,47 triliun dari laba 2025, setara 79% dari laba bersih.
Saham BUMN di IDX BUMN20 menunjukkan ketahanan meski pasar terkoreksi. Prospek positif didorong sektor perbankan dengan rekomendasi BBRI, BMRI, BBNI.
10 saham terbesar di FTSE Indonesia menguasai 75,44% kapitalisasi pasar, dengan sektor finansial mendominasi. BBCA memimpin dengan bobot 18,81%.
Bank Mandiri (BMRI) akan mengadakan RUPST pada 29 April 2026 untuk membahas penggunaan laba bersih 2025, termasuk pembagian dividen & agenda strategis lainnya.
Bank Mandiri (BMRI) akan buyback saham hingga Rp1,17 triliun untuk memperkuat nilai jangka panjang. Jadwal buyback: 30 April 2026-29 April 2027.
Bank Mandiri bagikan dividen interim Rp9,3 triliun pada 14 Januari 2026, mencerminkan kinerja solid dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Mandiri (BMRI) membagikan dividen interim Rp9,3 triliun pada 14 Januari 2026.
Dividen interim BRI (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) akan masuk ke rekening pemegang saham pekan depan.
Bank Mandiri (BMRI) membagikan dividen interim sebesar Rp100 per saham atau setara Rp9,3 triliun, dengan masa cum dividen di pasar reguler jatuh pada 5 Januari 2026.