Perbaiki struktur modal, Widodo Makmur (WMPP) rancang rights issue 8,5 miliar saham

Widodo Makmur Perkasa (WMPP) berencana melakukan rights issue dengan menerbitkan hingga 8,5 miliar saham baru untuk memperbaiki struktur modal.

Grup Bakrie (VKTR) rancang rights issue 21,87 miliar saham baru

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. akan menggelar rights issue 21,87 miliar saham baru untuk memperkuat modal kerja dan mendukung ekspansi bisnis.

Seberapa tinggi reli IHSG didorong pengumuman FTSE dan gencatan senjata di Iran

IHSG naik 4,42% didorong pengumuman FTSE dan gencatan senjata AS-Iran, meski ketidakpastian global masih membayangi. Reformasi pasar modal Indonesia terus berjalan.

Intip struktur indeks FTSE Indonesia: 10 saham raksasa dominasi bobot 75,44%

10 saham terbesar di FTSE Indonesia menguasai 75,44% kapitalisasi pasar, dengan sektor finansial mendominasi. BBCA memimpin dengan bobot 18,81%.

OJK ungkap dampak saham terkonsentrasi HSC: tekanan jual hingga risiko outflow asing

OJK ungkap dampak jangka pendek HSC: tekanan jual dan risiko outflow asing, namun ini transisional menuju pasar modal lebih sehat dan transparan.

Menakar peluang IHSG kembali ke level 9.000

IHSG berpotensi rebound ke 9.000 pada akhir 2026 jika ketegangan geopolitik mereda, kebijakan fiskal stabil, dan reformasi pasar diterima positif oleh MSCI.

Bank Nobu (NOBU) umumkan rencana buyback saham maksimal Rp50 miliar

Bank Nobu akan buyback saham hingga Rp50 miliar untuk stabilkan harga dan tingkatkan kepercayaan investor, tanpa pengaruh negatif pada keuangan.

Widodo Makmur Unggas (WMUU) rancang rights issue 6,1 miliar saham baru

PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) berencana rights issue 6,1 miliar saham baru untuk modal kerja dan konversi hak tagih, dengan RUPSLB pada 2 April 2026.

BEI update progres free float 15% hingga transparansi pemegang saham

Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan aturan free float 15% dan transparansi pemegang saham di atas 1% akan diterapkan pada awal Maret 2026.

S&P tetap lakukan rebalancing untuk saham Indonesia pada Maret 2026

S&P akan melanjutkan rebalancing saham Indonesia pada Maret 2026, berbeda dengan MSCI dan FTSE Russell yang menangguhkan peninjauan karena isu transparansi.