Lo Kheng Hong borong 19,9 juta saham emiten sawit Grup Salim (SIMP)
Lo Kheng Hong membeli 19,9 juta saham SIMP seharga Rp600 per saham, meningkatkan kepemilikannya menjadi 5,11%. Investasi ini menambah portofolio sawitnya.
Lo Kheng Hong membeli 19,9 juta saham SIMP seharga Rp600 per saham, meningkatkan kepemilikannya menjadi 5,11%. Investasi ini menambah portofolio sawitnya.
Saham PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) di BEI dengan kepemilikan terkonsentrasi mencapai 94,10%.
PT Bali Media Telekomunikasi berencana mengalihkan seluruh sahamnya, namun belum mengungkapkan calon pengendali baru. Kreditur dapat mengajukan keberatan.
Saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) dengan kepemilikan terkonsentrasi 95,82%.
Lo Kheng Hong meningkatkan kepemilikan saham di PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) sebanyak 1.240.000 lembar pada April 2026.
OJK ungkap dampak jangka pendek HSC: tekanan jual dan risiko outflow asing, namun ini transisional menuju pasar modal lebih sehat dan transparan.
Investor Lo Kheng Hong meningkatkan kepemilikan saham DILD menjadi 707 juta lembar per April 2026, karena harga saham yang terdiskon.
BEI dan KSEI resmi menerapkan mekanisme pengumuman high shareholder concentration(HSC) untuk meningkatkan transparansi kepemilikan saham.
Direksi Bank JTrust (BCIC) menambah kepemilikan saham sebanyak 203.100 lembar pada 26 Maret 2026 untuk investasi, tanpa mengubah kontrol perseroan.
Empat direksi Astra International membeli saham ASII senilai Rp21,44 miliar untuk investasi, meningkatkan kepemilikan mereka di perusahaan otomotif tersebut.