IHSG tinggalkan 7.000, peluang akumulasi saham murah
IHSG turun di bawah 7.000, membuka peluang akumulasi saham murah dengan fundamental kuat. Saham seperti AADI, AKRA, dan BBCA direkomendasikan.
IHSG turun di bawah 7.000, membuka peluang akumulasi saham murah dengan fundamental kuat. Saham seperti AADI, AKRA, dan BBCA direkomendasikan.
Lo Kheng Hong melihat aksi jual asing sebagai peluang akumulasi saham berfundamental kuat. Fokus pada sektor perbankan dan komoditas untuk investasi optimal.
Lo Kheng Hong meningkatkan kepemilikan saham di PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) sebanyak 1.240.000 lembar pada April 2026.
Sejumlah saham royal dividen dinilai masih menarik diakumulasi saat ini di tengah indeks high dividend 20 yang memiliki kinerja positif.
IHSG diprediksi bergerak melemah pada Senin (17/11/2025), di tengah fokus pasar terhadap keputusan suku bunga Bank Indonesia. Cermati saham INET, RATU & BRPT.
IHSG diprediksi menguat dengan saham AKRA, PTRO, ASII jadi perhatian. Optimisme ekonomi dan data positif mendukung kenaikan indeks ke 8.300-8.350.
Penurunan BI Rate menjadi sentimen positif bagi saham perbankan, terutama bank BUMN. Analis rekomendasikan akumulasi sejumlah saham emiten bank.
Harga saham di indeks High Dividend 20 sedang diskon, peluang akumulasi bagi investor. Terdapat saham undervalue dengan potensi dividen menarik.
Sabana Prawirawidjaja meningkatkan kepemilikan saham ULTJ menjadi 53,11% dengan membeli 5,37 juta saham di tengah penurunan kinerja keuangan perusahaan.