IHSG dibuka menguat jelang review MSCI, saham DSSA, TLKM hingga TPIA kompak reli

IHSG menguat ke 6.971,11 jelang review MSCI, didorong saham DSSA, TLKM, dan TPIA. Meski rebound, investor disarankan waspada koreksi.

IHSG tinggalkan 7.000, peluang akumulasi saham murah

IHSG turun di bawah 7.000, membuka peluang akumulasi saham murah dengan fundamental kuat. Saham seperti AADI, AKRA, dan BBCA direkomendasikan.

Masuki Mei, IHSG dibayangi sentimen sell in May

IHSG memasuki Mei dengan sentimen “sell in May” di tengah ketidakpastian global dan isu MSCI, meski ada peluang rebound jika sentimen membaik.

IHSG anjlok 3,06%, sentimen MSCI dan pelemahan rupiah jadi biang kerok

Tekanan dari sentimen MSCI dan pelemahan rupiah mendorong koreksi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Saham undervalued di tengah tekanan IHSG, ini daftarnya

Saham undervalued muncul di tengah tekanan IHSG akibat sentimen global dan konflik Timur Tengah. Investor disarankan akumulasi saham berprospek positif.

Rupiah tembus Rp17.105, BI tegaskan stabilitas jadi prioritas utama

Rupiah melemah ke Rp17.105/USD, BI prioritaskan stabilitas dengan strategi moneter di tengah ketidakpastian global dan konflik Timur Tengah.

IHSG ditutup anjlok 2,19% ke 7.026, saham BREN, BRPT & ADMR kompak ambrol

IHSG turun 2,19% ke 7.026, dipicu pelemahan saham BREN, BRPT, dan ADMR. Sentimen global dan domestik turut mempengaruhi. BEI perbarui aturan free float.