Pilah-pilih saham batu bara paling panas menuju ekspor satu pintu
Saham batu bara dinilai overweight di tengah transisi kebijakan ekspor satu pintu. PT Indo Tambangraya Megah dan PT Bukit Asam jadi pilihan utama.
Saham batu bara dinilai overweight di tengah transisi kebijakan ekspor satu pintu. PT Indo Tambangraya Megah dan PT Bukit Asam jadi pilihan utama.
Lo Kheng Hong membeli saham ABMM dan SIMP menjelang kebijakan ekspor satu pintu oleh Danantara diberlakukan pada 1 Juni 2026 mendatang.
Ketidakpastian regulasi ekspor satu pintu memicu volatilitas pasar saham, dengan IHSG mengalami rebound semu dan diprediksi akan kembali turun.
IHSG berpotensi uji level 6.000 akibat tekanan saham big caps, sentimen negatif global, dan kebijakan domestik. Investor disarankan pantau arus dana asing.
Saham batu bara dan CPO melemah usai Prabowo umumkan kebijakan ekspor satu pintu melalui BUMN untuk perkuat pengawasan dan optimalkan penerimaan negara.
IHSG melemah 0,61% ke 7.048,22 pada 31 Maret 2026, dengan saham MEDC, BUMI, dan EMTK turun signifikan. Sektor energi menguat, sementara keuangan melemah.
Adaro Andalan (AADI) akan membagikan dividen interim US$250 juta pada 27 November 2025. Pemegang saham tercatat per 19 November 2025 berhak atas dividen.
Ekspor batu bara Indonesia turun 21,74% hingga Juli 2025. Analis optimis musim dingin bisa memicu rebound saham batu bara seperti AADI, ITMG, dan UNTR.