Rupiah Anjok ke Rp17.409, Ini Strategi Pemerintah dan BI
Rupiah melemah ke Rp17.409 per USD. Pemerintah dan BI siapkan strategi seperti cross-currency swap dengan negara Asia untuk stabilkan nilai tukar.
Rupiah melemah ke Rp17.409 per USD. Pemerintah dan BI siapkan strategi seperti cross-currency swap dengan negara Asia untuk stabilkan nilai tukar.
Emiten pengelola Pizza Hut PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp5 miliar dari laba bersih tahun 2025.
PT Sinar Terang Mandiri Tbk. (MINE) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp60,24 miliar atau Rp14,75 per saham untuk tahun buku 2025.
Enam emiten, termasuk BMRI, ADRO hingga BSSR, akan membayar dividen interim pada 14-15 Januari 2026, dengan total nilai dividen mencapai triliunan rupiah.
Chandra Daya Investasi (CDIA), emiten terafiliasi Prajogo Pangestu akan membagikan dividen interim pertama Rp1,34 per saham pada 29 Januari 2026.
Empat emiten, EMTK, EXCL, WINS, dan BUDI, akan membayar dividen pada 11 Desember 2025, dengan EXCL membagikan Rp2,89 triliun.
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC), anak usaha Pelindo, membagikan dividen interim Rp47,57 miliar atau Rp26,16 per saham, dengan pembayaran pada 7 Januari 2026.
BCA akan membagikan dividen interim Rp55 per saham pada 2025 dengan cum dividen di pasar reguler pada 2 Desember dan pembayaran pada 22 Desember 2025.
Adaro Andalan (AADI) akan membagikan dividen interim US$250 juta pada 27 November 2025. Pemegang saham tercatat per 19 November 2025 berhak atas dividen.