Emiten portofolio Lo Kheng Hong GJTL tebar dividen Rp278,78 miliar
Emiten portofolio Lo Kheng, Hong PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) membagikan dividen tunai sebesar Rp278,78 miliar atau Rp80 per saham untuk tahun buku 2025.
Emiten portofolio Lo Kheng, Hong PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) membagikan dividen tunai sebesar Rp278,78 miliar atau Rp80 per saham untuk tahun buku 2025.
PT Nusa Raya Cipta Tbk. (NRCA) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp99,85 miliar atau Rp40 per saham untuk tahun buku 2025.
Emiten CPO milik Haji Isam, PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp39,99 miliar atau Rp6,97 per saham untuk tahun buku 2025.
Emiten pengelola Pizza Hut PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp5 miliar dari laba bersih tahun 2025.
PT Sinar Terang Mandiri Tbk. (MINE) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp60,24 miliar atau Rp14,75 per saham untuk tahun buku 2025.
Dividen interim BRI (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) akan masuk ke rekening pemegang saham pekan depan.
Chandra Daya Investasi (CDIA), emiten terafiliasi Prajogo Pangestu akan membagikan dividen interim pertama Rp1,34 per saham pada 29 Januari 2026.
Saham BBRI naik 0,27% jelang ex dividen, dengan dividen interim Rp137/saham dibayar 15 Jan 2026, mencerminkan kinerja solid dan komitmen BRI.
BRI dan Bank Mandiri akan membagikan dividen interim triliunan rupiah untuk tahun buku 2025. BRI membagikan Rp137 per saham, sementara Mandiri Rp100 per saham.
Emiten batu bara seperti BSSR, ADRO, dan AADI membagikan dividen besar kepada pemegang saham, didorong oleh kenaikan laba dan aksi korporasi strategis.