BRI (BBRI) putuskan bagi dividen Rp52,1 triliun
BRI (BBRI) akan membagikan dividen Rp52,1 triliun dari laba 2025, setara Rp345,98 per saham, dengan payout ratio 91,19%, setelah RUPST pada 10 April 2026.
BRI (BBRI) akan membagikan dividen Rp52,1 triliun dari laba 2025, setara Rp345,98 per saham, dengan payout ratio 91,19%, setelah RUPST pada 10 April 2026.
Bank BRI dan Bank Mandiri berencana membagikan dividen lebih besar di tahun 2025, meski ketidakpastian global mengancam. Mereka fokus pada pertumbuhan kredit berkualitas dan efisiensi operasional untuk menjaga kinerja.
BRI cairkan dividen interim Rp20,6 triliun, saham BBRI naik 1,88% ke Rp3.790. Dividen Rp137/saham, Rp11 triliun ke negara, sisanya ke publik.
Dividen interim BRI (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) akan masuk ke rekening pemegang saham pekan depan.
Danantara Asset Management akan menerima dividen interim Rp15,89 triliun dari BRI dan Bank Mandiri pada Januari 2026, sebagai pemegang saham pengendali.
BRI dan Bank Mandiri akan membagikan dividen interim triliunan rupiah untuk tahun buku 2025. BRI membagikan Rp137 per saham, sementara Mandiri Rp100 per saham.
BRI (BBRI) akan membagikan dividen interim Rp137 per saham, total Rp20,63 triliun, dengan pembayaran pada 15 Januari 2026. Cum dividen jatuh pada 29 Desember 2025.