Survei BI: Kredit baru tetap tumbuh di awal 2026, tapi melambat
Survei BI mencatat kredit baru tumbuh 38,74% di awal 2026, melambat dari 2025, didominasi sektor konsumsi.
Survei BI mencatat kredit baru tumbuh 38,74% di awal 2026, melambat dari 2025, didominasi sektor konsumsi.
Bank Indonesia menilai perbankan kuat hadapi dampak perang Timur Tengah berkat stress test, insentif likuiditas, dan pertumbuhan kredit yang solid.
Bank BRI dan Bank Mandiri berencana membagikan dividen lebih besar di tahun 2025, meski ketidakpastian global mengancam. Mereka fokus pada pertumbuhan kredit berkualitas dan efisiensi operasional untuk menjaga kinerja.
Bank Indonesia menyatakan likuiditas perbankan melimpah, namun pertumbuhan kredit belum optimal karena lemahnya permintaan dan tingginya suku bunga.
Bank Indonesia melaporkan uang beredar M2 tumbuh 10% YoY, mencapai Rp10.133,1 triliun pada Januari 2026, didorong oleh peningkatan M1 dan penyaluran kredit.
Bank Indonesia (BI) terus memberikan insentif likuiditas untuk mendorong pertumbuhan kredit pada 2026.
PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) menyalurkan Rp1,29 triliun dari dana IPO untuk kredit hingga akhir 2025, menyisakan Rp1,44 triliun untuk belanja modal.
Pertumbuhan kredit perbankan Indonesia stagnan di 7% meski ada dana pemerintah di BI. Purbaya menyalahkan bank yang cari aman, bukan lemahnya permintaan.
Transmisi pelonggaran BI ke kredit tertahan karena lemahnya permintaan dan risiko tinggi. Bank tetap hati-hati, meski BI sudah menurunkan suku bunga.
Bank Indonesia akan melonggarkan kebijakan likuiditas makroprudensial pada 2026 untuk mendorong pertumbuhan kredit perbankan, dengan dukungan fiskal dari Menkeu Purbaya.