Emiten properti ASRI, MTLA cs cermati efek BI rate terhadap bunga KPR
Kenaikan BI Rate berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat dan penyesuaian bunga KPR, yang dapat berdampak pada emiten properti seperti ASRI & MTLA.
Kenaikan BI Rate berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat dan penyesuaian bunga KPR, yang dapat berdampak pada emiten properti seperti ASRI & MTLA.
Kenaikan BI Rate menjadi 5,25% berpotensi menekan sektor properti, mempengaruhi psikologis konsumen dan biaya KPR. BSDE dan CTRA tetap optimis menjaga penjualan.
Survei BI mencatat kredit baru tumbuh 38,74% di awal 2026, melambat dari 2025, didominasi sektor konsumsi.
Penggunaan paylater tercatat di SLIK OJK dan bisa memengaruhi kredit masa depan. Bayar tepat waktu untuk menjaga riwayat kredit baik dan hindari hambatan saat ajukan kredit.
Pertumbuhan kredit perbankan Indonesia masih di bawah target BI 8%-11% meski ada pelonggaran kebijakan.
Perpanjangan insentif PPN DTP dinilai menjadi katalis positif bagi sektor properti, namun dampaknya belum sepenuhnya tercermin dalam harga saham.
Prospek properti 2026 cerah berkat diskon PPN dan likuiditas bank, mendukung pertumbuhan pre-sales meski ada risiko NPL. CTRA, PWON, SMRA, BSDE direkomendasikan.
BI menurunkan suku bunga acuan menjadi 5%, diharapkan dapat meningkatkan penjualan properti.