Adaro (AADI) guyur dividen jumbo US$450 juta
PT Adaro Andalan Indonesia (AADI) akan membagikan dividen US$450 juta untuk tahun buku 2025, setara 59% dari laba bersih.
PT Adaro Andalan Indonesia (AADI) akan membagikan dividen US$450 juta untuk tahun buku 2025, setara 59% dari laba bersih.
Bank BRI dan Bank Mandiri berencana membagikan dividen lebih besar di tahun 2025, meski ketidakpastian global mengancam. Mereka fokus pada pertumbuhan kredit berkualitas dan efisiensi operasional untuk menjaga kinerja.
Dividen jumbo emiten blue chip belum cukup menahan arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia, meski prospek fundamental tetap solid di 2025.
Emiten batu bara seperti BSSR, ADRO, dan AADI membagikan dividen besar kepada pemegang saham, didorong oleh kenaikan laba dan aksi korporasi strategis.
PTBA berpotensi mencatat dividend yield di bawah 10% pada 2025 akibat akibat tekanan harga batu bara dan peningkatan biaya operasional.