Adaro (AADI) guyur dividen jumbo US$450 juta
PT Adaro Andalan Indonesia (AADI) akan membagikan dividen US$450 juta untuk tahun buku 2025, setara 59% dari laba bersih.
PT Adaro Andalan Indonesia (AADI) akan membagikan dividen US$450 juta untuk tahun buku 2025, setara 59% dari laba bersih.
MSCI memperpanjang pembekuan saham Indonesia hingga Mei 2026, menahan kenaikan bobot indeks. Namun, peluang investasi tetap ada di sektor energi, telekomunikasi, dan perbankan.
Sejumlah emiten, termasuk AADI, UNTR, dan KLBF, berencana buyback saham triliunan rupiah untuk menjaga likuiditas dan meningkatkan kepercayaan investor.
Boy Thohir berpotensi meraih Rp227,38 miliar dari dividen interim Adaro Andalan (AADI) pada 2025, dengan kepemilikan 5,83% saham.
Phintraco Sekuritas optimistis pada saham Adaro Andalan (AADI) meski harga saham turun 18,58% YtD, dengan target harga Rp10.200.