Saham EMAS, MDKA hingga AADI jadi dinamo IHSG 4 bulan terakhir
Saham sektor energi dan logam mulia seperti EMAS, MDKA, dan AADI menjadi pendorong utama IHSG di tengah tekanan geopolitik dan arus keluar dana asing.
Saham sektor energi dan logam mulia seperti EMAS, MDKA, dan AADI menjadi pendorong utama IHSG di tengah tekanan geopolitik dan arus keluar dana asing.
IHSG dibuka melemah 0,45% ke 7.153, tertekan saham BREN dan INCO. Sentimen global dan domestik mempengaruhi, sementara aturan free float BEI diperbarui.
IHSG diproyeksikan melanjutkan tren penguatan dengan menguji level resistance 7.400 pada perdagangan hari ini, Kamis (26/3/2026).
Saham emas dan batu bara seperti EMAS dan AADI menjadi incaran asing jelang Lebaran, meski IHSG terkoreksi. Analis rekomendasikan AADI dan ARCI.
Sektor energi mendominasi jajaran top leaders di tengah penguapan kapitalisasi pasar bursa senilai Rp1.160 triliun sepanjang perdagangan 2 – 6 Maret 2026.
Konflik AS-Iran memicu kenaikan harga batu bara, menguntungkan saham sektor ini seperti ITMG dan PTBA dalam jangka pendek. Investor disarankan akumulasi beli.
IHSG turun 0,46% ke 8.951 pada 23/1/2026, dipengaruhi saham AMMN dan BRPT. Sebanyak 521 saham melemah, sementara 200 saham menguat.
IHSG diperkirakan akan bergerak terkonsolidasi sekitar level 9.000 pada pekan depan, dengan tiga saham menjadi pilihan seperti JPFA, BBRI, dan AADI
IHSG diprediksi rawan koreksi di rentang 8.464-8.560 dengan potensi penurunan lebih dalam ke area 8.000an. Cek rekomendasi saham AADI, BRPT hingga SIDO.
Pada tahun 2026, saham sektor energi dan peternakan diprediksi menarik bagi investor yang mengejar dividen.