10 saham paling boncos sepekan, PBSA, ELPI hingga INCO masuk daftar
Saham PBSA, ELPI, dan INCO mengalami penurunan harga signifikan dan masuk deretan top losers pekan ini periode 4 hingga 8 Mei 2026.
Saham PBSA, ELPI, dan INCO mengalami penurunan harga signifikan dan masuk deretan top losers pekan ini periode 4 hingga 8 Mei 2026.
IHSG turun 0,48% ke 7.072 pada 28 April 2026, dipengaruhi saham AMMN, DSSA, dan TPIA yang melemah. Kapitalisasi pasar mencapai Rp12.617 triliun.
Saham MSIN, APIC, dan ROTI masuk daftar top losers dengan penurunan signifikan selama 13-17 April 2026, sementara IHSG naik 2,35% ke 7.634.
IHSG turun 1,61% ke 7.022,28 pada 16 Maret 2026, dipicu penurunan saham big caps seperti AMMN, DSSA, dan BREN. Market cap mencapai Rp12.439 triliun.
Saham FILM, ELPI, dan MMLP memimpin daftar top losers pekan ini dengan penurunan signifikan, sementara IHSG anjlok 7,89% pada periode 2-6 Maret 2026.
IHSG turun 6,94% sepekan, saham AIMS, ESTA, dan RMKE jadi top losers dengan penurunan terbesar. Kapitalisasi pasar turun 7,37% jadi Rp15.046 triliun.
IHSG ditutup menguat 1,25% ke level 8.644,26 dengan nilai transaksi mencapai Rp22,46 triliun dan volume 38,96 miliar lembar. Saham DEWA, ANTM & BULL kinclong.
Sepanjang 2025, saham PT Cipta Selera Murni Tbk. (CSMI) memimpin daftar top losers dengan penurunan 91,85%, diikuti DEFI, KARW, dan lainnya.
IHSG turun 2,57% ke 7.915 dipicu koreksi saham konglomerat seperti Grup Lippo dan Haji Isam. Saham MLPT dan JARR masuk top losers dengan penurunan double digit.
IHSG ditutup menguat dekati level 8.000 pada hari ini, Rabu (13//8/2024) didukung oleh penguatan saham big caps seperti DCII, DSSA, TLKM, dan ASII.