Emiten CPO Haji Isam PGUN tebar dividen Rp6,97 per saham
Emiten CPO milik Haji Isam, PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp39,99 miliar atau Rp6,97 per saham untuk tahun buku 2025.
Emiten CPO milik Haji Isam, PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp39,99 miliar atau Rp6,97 per saham untuk tahun buku 2025.
Sejumlah saham diproyeksi jadi incaran pasar seiring OJK dan BEI menaikkan kewajiban free float menjadi 15% secara bertahap.
CBRE memimpin daftar saham top gainers 2025 dengan kenaikan 5.136,84%, diikuti COIN dan BUVA. Kenaikan ini didorong oleh investasi dan strategi bisnis.
IHSG turun 2,57% ke 7.915 dipicu koreksi saham konglomerat seperti Grup Lippo dan Haji Isam. Saham MLPT dan JARR masuk top losers dengan penurunan double digit.
IHSG turun 2,22% ke 7.944,28 pada 17/10/2025, tertekan saham konglomerat seperti BRPT dan BREN. Analis prediksi koreksi lanjut, waspadai support 7.913.
Harga CPO naik ke 4.500 ringgit/ton, saham STAA, AALI, SSMS menguat. Namun, saham JARR dan PGUN turun tajam. Keputusan investasi di tangan pembaca.
IHSG pecah rekor, naik 0,6% sepekan. Saham RISE, PGUN, dan PUDP jadi top gainers dengan kenaikan lebih dari 100% pada 22-26 September 2025.
Saham PGUN milik Haji Isam melonjak 2.918% di 2025, didorong kinerja keuangan impresif dan hubungan dekat dengan Presiden Prabowo. Laba bersih naik 690%.