IHSG ditutup menguat 1,11% ke 6.195, saham DSSA, BREN hingga big banks tancap gas
IHSG naik 1,11% ke 6.195,42 pada 2 Juni 2026, didorong saham DSSA, BREN, dan big banks. Kapitalisasi pasar mencapai Rp10.918,65 triliun.
IHSG naik 1,11% ke 6.195,42 pada 2 Juni 2026, didorong saham DSSA, BREN, dan big banks. Kapitalisasi pasar mencapai Rp10.918,65 triliun.
Saham PT Barito Renewables Energy (BREN) memimpin top gainers pekan ini dengan kenaikan 34,69%, diikuti oleh OMRE dan GULA. IHSG melemah 0,56%.
IHSG turun 0,35% ke 6.576,07, namun saham BMRI dan BBRI menguat di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga BI akibat tekanan rupiah.
IHSG berpotensi sentuh 7.300 jangka menengah usai MSCI, meski ada tekanan jual dari saham tertentu. Kiwoom rekomendasikan strategi wait and see.
Saham grup Prajogo Pangestu anjlok akibat rebalancing MSCI, mempengaruhi IHSG yang turun 3,53% pada 11-13 Mei 2026.
Sejumlah saham seperti SHIP, BREN, dan TPIA mengalami penurunan tajam selama periode 11-13 Mei 2026, dengan SHIP memimpin pelemahan sebesar 37,54%.
MSCI mengumumkan penghapusan enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index, yaitu AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT.
IHSG turun 0,87% ke 6.858,89 pada 12 Mei 2026, dipicu koreksi saham BREN, BYAN, dan ASII. Kapitalisasi pasar mencapai Rp12.171 triliun.
IHSG dibuka naik 0,97% ke 7.023,96, didorong saham TPIA, BREN, dan AMMN. Sebanyak 360 saham menguat, kapitalisasi pasar Rp12.561,88 triliun.
IHSG turun 19,55% pada 2026, saham DSSA, BBCA, dan BREN jadi top laggards. Sentimen global dan domestik Ifonti.com sell asing Rp49,87 triliun.