IHSG ditutup naik 2,07% ke 7.458, saham CITY, WBSA & DIVA puncaki top gainers
IHSG naik 2,07% ke 7.458, dipimpin saham CITY, WBSA, dan DIVA. Penguatan didorong koreksi harga minyak dan teknikal positif. Cadangan devisa RI turun, namun masih aman.
IHSG naik 2,07% ke 7.458, dipimpin saham CITY, WBSA, dan DIVA. Penguatan didorong koreksi harga minyak dan teknikal positif. Cadangan devisa RI turun, namun masih aman.
Saham Bakrie dan Chairul Tanjung bersinar saat IHSG turun 0,44% pekan ini, dengan Bakrie melonjak 76,86% dan Bank Mega naik 40,48%, meski IHSG tertekan.
IHSG turun 2,08% ke 7.935 akibat revisi outlook Moody’s. Saham big caps seperti UNVR dan TLKM naik, sementara ASII dan DSSA melemah. Pasar diprediksi volatil.
Daftar 5 orang terkaya di Indonesia Januari 2026 tetap stabil meski IHSG anjlok 6,94%. Prajogo Pangestu teratas dengan kekayaan US$30,5 miliar.
Sepanjang 2025, IHSG mencetak 23 rekor tertinggi baru, mencapai puncaknya di level 8.710,69 pada Desember, didorong oleh katalis domestik dan global.
Mandiri Sekuritas optimis IHSG capai 9.000, didorong investor ritel dan sektor konsumer, perbankan, telekomunikasi, ritel, serta pertambangan.
IHSG menguat 0,06% ke 8.715,83 pada 9 Desember 2025, didorong saham Bakrie dan GOTO. Transaksi mencapai Rp1,03 triliun dengan 2,23 miliar saham diperdagangkan.
IHSG diprediksi menguat didorong akumulasi asing dan potensi pelonggaran moneter The Fed. Investor disarankan buy on weakness pada saham uptrend.
IHSG berpotensi uji level 8.500 didukung perbaikan ekonomi dan stimulus BI. Saham bluechip menarik investor, terutama sektor konsumer, keuangan, dan energi.
Aksi profit taking setelah IHSG mencapai rekor penutupan baru dapat terelakkan jika pertumbuhan ekonomi dan dampak stimulus kuartal IV/2025 sesuai ekspektasi