CDIA suntik modal Rp267 miliar ke entitas Petrosea, kuasai 49% saham
PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) menyuntikkan modal sebesar Rp267 miliar ke Petrosea Services Solutions Pte. Ltd. (PSS) dan menguasai 49% sahamnya.
PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) menyuntikkan modal sebesar Rp267 miliar ke Petrosea Services Solutions Pte. Ltd. (PSS) dan menguasai 49% sahamnya.
Saham konglomerasi seperti BREN dan BNBR memimpin penguatan IHSG pekan ini, naik 175,50 poin, dengan BREN berkontribusi terbesar sebesar 30,44 poin.
Daftar 5 orang terkaya di Indonesia Januari 2026 tetap stabil meski IHSG anjlok 6,94%. Prajogo Pangestu teratas dengan kekayaan US$30,5 miliar.
Prajogo Pangestu menginvestasikan Rp8,48 miliar untuk membeli 900.000 saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) pada 23 Januari 2026, meningkatkan kepemilikannya menjadi 141,68 juta saham.
Chandra Daya Investasi (CDIA), emiten terafiliasi Prajogo Pangestu akan membagikan dividen interim pertama Rp1,34 per saham pada 29 Januari 2026.
PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) akuisisi 90% PT Guna Darma Integra untuk proyek pembangkit listrik 680 MW di Halmahera Timur, senilai Rp10 triliun.
Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual saham BREN senilai Rp827,85 miliar untuk meningkatkan likuiditas pasar pada Oktober 2025.
Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual 481,22 juta saham BREN senilai Rp4,16 triliun untuk meningkatkan likuiditas dan free float di bursa.
Saham Grup Barito Pacific mendongkrak IHSG naik 2,94% di September 2025, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp14.890 triliun, tertinggi sepanjang sejarah.
Saham EMAS anjlok 9,34% ke Rp3.300 dua hari usai IPO. Emiten Boy Thohir ini belum mampu meniru CDIA milik Prajogo Pangestu yang ARA beruntun saat debut di BEI.