Rebalancing MSCI bayangi IHSG, volatilitas tinggi Jumat (29/5)

IHSG diprediksi volatil pada 29 Mei 2026 akibat rebalancing MSCI. Meski ada tekanan, pasar dinilai akan lebih stabil ke depan.

Ashmore AM pilih strategi hati-hati tapi oportunistis di pasar saham RI

PT Ashmore Asset Management Indonesia mengadopsi strategi berhati-hati namun oportunistis di pasar saham Indonesia di tengah ketidakpastian global.

IHSG dibuka rebound tipis 0,04% ke level 6.602, pasar cermati RDG BI

IHSG dibuka naik tipis 0,04% ke 6.602, dipengaruhi ekspektasi pasar terhadap hasil RDG BI yang mungkin menaikkan suku bunga akibat pelemahan rupiah.

Saham TPIA, AMMN, dan DSSA anjlok belasan persen bikin IHSG tumbang

IHSG anjlok 3,21% karena saham TPIA, AMMN, dan DSSA turun belasan persen akibat rebalancing MSCI. Volatilitas pasar diprediksi tetap tinggi hingga akhir Mei.

MSCI hapus sejumlah saham RI, BEI: ketidakpastian pasar berkurang

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pengumuman hasil rebalancing indeks MSCI memberikan kepastian bagi pasar saham Indonesia di tengah tingginya ketidakpastian.

Masuki Mei, IHSG dibayangi sentimen sell in May

IHSG memasuki Mei dengan sentimen “sell in May” di tengah ketidakpastian global dan isu MSCI, meski ada peluang rebound jika sentimen membaik.

Efek MSCI: Dana asing tertahan, IHSG tertekan

IHSG tertekan akibat kebijakan MSCI yang menahan dana asing, memicu outflow hingga Rp15 triliun. Investor domestik berperan penting menyerap tekanan jual.