Rupiah tembus level terendah, ekspektasi kenaikan BI rate menguat
Rupiah melemah ke level terendah akibat sentimen The Fed hingga harga minyak, sehingga memicu ekspektasi kenaikan BI Rate.
Rupiah melemah ke level terendah akibat sentimen The Fed hingga harga minyak, sehingga memicu ekspektasi kenaikan BI Rate.
Senat AS sahkan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed menggantikan Jerome Powell. Warsh hadapi tantangan inflasi tinggi dan tekanan Trump untuk pangkas suku bunga.
Indeks Bisnis-27 melemah akibat sentimen negatif MSCI, dengan saham INCO dan BBRI turun.
Ketua The Fed, Jerome Powell, menyoroti ancaman hukum yang mengganggu independensi bank sentral AS, menjelang transisi kepemimpinan ke Kevin Warsh.
IHSG turun ke 7.058,85 di tengah kekhawatiran pasar menanti rapat FOMC terakhir Jerome Powell dan ketidakpastian geopolitik.
Harga emas dunia fluktuatif akibat geopolitik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga, memicu koreksi saham tambang emas di BEI, namun ANTM dan BRMS tetap menguat.
Harga emas spot naik 2,2% setelah inflasi AS terkendali, memicu harapan pemangkasan suku bunga oleh The Fed. Investor memanfaatkan harga emas yang lebih murah.
Presiden Fed Kansas City, Jeff Schmid, menyarankan suku bunga AS tetap ketat untuk mengendalikan inflasi, meski pasar tenaga kerja mulai mendingin.
Penyelidikan pidana terhadap Ketua The Fed Jerome Powell oleh pemerintahan Trump memicu kecaman luas, menyoroti ancaman terhadap independensi bank sentral AS.
Presiden Fed New York, John Williams, menilai suku bunga saat ini tepat untuk menstabilkan pasar tenaga kerja dan mengembalikan inflasi ke target 2%.