Jalan terjal pasar saham dan kripto saat The Fed tahan suku bunga
The Fed menahan suku bunga tinggi, memicu tantangan di pasar saham dan kripto. Inflasi AS naik, mempengaruhi sentimen investor global.
The Fed menahan suku bunga tinggi, memicu tantangan di pasar saham dan kripto. Inflasi AS naik, mempengaruhi sentimen investor global.
Inflasi AS naik, The Fed diprediksi tahan suku bunga lebih lama, memicu gejolak saham dan kripto. Investor waspada pada data ekonomi dan perubahan likuiditas.
Harga emas berfluktuasi akibat ketegangan AS-Iran dan kebijakan The Fed. Emas sempat naik karena harapan gencatan senjata, namun dolar AS dan inflasi menekan harga.
Rupiah melemah ke level terendah akibat sentimen The Fed hingga harga minyak, sehingga memicu ekspektasi kenaikan BI Rate.
Senat AS sahkan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed menggantikan Jerome Powell. Warsh hadapi tantangan inflasi tinggi dan tekanan Trump untuk pangkas suku bunga.
Indeks Bisnis-27 melemah akibat sentimen negatif MSCI, dengan saham INCO dan BBRI turun.
Ketua The Fed, Jerome Powell, menyoroti ancaman hukum yang mengganggu independensi bank sentral AS, menjelang transisi kepemimpinan ke Kevin Warsh.
IHSG turun ke 7.058,85 di tengah kekhawatiran pasar menanti rapat FOMC terakhir Jerome Powell dan ketidakpastian geopolitik.
Harga emas dunia fluktuatif akibat geopolitik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga, memicu koreksi saham tambang emas di BEI, namun ANTM dan BRMS tetap menguat.
Harga emas spot naik 2,2% setelah inflasi AS terkendali, memicu harapan pemangkasan suku bunga oleh The Fed. Investor memanfaatkan harga emas yang lebih murah.