Jalan terjal pasar saham dan kripto saat The Fed tahan suku bunga
The Fed menahan suku bunga tinggi, memicu tantangan di pasar saham dan kripto. Inflasi AS naik, mempengaruhi sentimen investor global.
The Fed menahan suku bunga tinggi, memicu tantangan di pasar saham dan kripto. Inflasi AS naik, mempengaruhi sentimen investor global.
Bank Indonesia memprediksi The Fed akan mempertahankan suku bunga 3,50%-3,75% hingga 2026, dengan kemungkinan kenaikan pada 2027 karena inflasi AS yang tinggi.
Rupiah melemah ke level terendah akibat sentimen The Fed hingga harga minyak, sehingga memicu ekspektasi kenaikan BI Rate.
Presiden Trump akan umumkan pengganti Ketua The Fed Jerome Powell pekan depan.
Saham LQ45 berpotensi rebound karena pemangkasan suku bunga The Fed, meski reli besar kemungkinan selektif. Sektor bank dan properti bisa memanfaatkan momentum ini.
The Fed mempertahankan suku bunga stabil hingga akhir 2025, meski ada perbedaan pandangan soal pemangkasan Desember 2025. Inflasi dan pasar keuangan jadi fokus.
IHSG ditutup melemah 0,23% pada perdagangan Kamis (4/9/2025). Saham emiten emas ANTM, BRMS, hingga INDY terjun ke zona merah sore ini.
Harga emas dunia yang menembus rekor US$3.500 per troy ounce mendorong saham ARCI, BRMS, dan ANTM, melesat signifikan pada sesi I perdagangan Selasa (2/9/2025).