IHSG Sesi I Ambles 4,95%, Terparkir di Level 5.889,49

IHSG sesi I turun 4,95% ke 5.889,49 akibat koreksi saham besar. Investor fokus pada stabilitas rupiah dan kebijakan The Fed.

The Fed diprediksi tahan suku bunga lebih lama, saham dan kripto bersiap bergejolak

Inflasi AS naik, The Fed diprediksi tahan suku bunga lebih lama, memicu gejolak saham dan kripto. Investor waspada pada data ekonomi dan perubahan likuiditas.

Ekspor satu pintu DSI picu aksi jual saham? Analis beri penjelasan

Kebijakan ekspor satu pintu DSI mulai Juni 2026 diharapkan tak jadi risiko kebijakan, meski ada kekhawatiran soal implementasi, efisiensi, dan monopoli.

Kenaikan BI rate buka peluang capital inflow ke obligasi

Kenaikan BI Rate ke 5,25% diprediksi meningkatkan daya tarik investasi di pasar obligasi, memicu capital inflow ke instrumen pendapatan tetap SBN.

Membaca arah IHSG semester II/2026 usai rebalancing FTSE dan MSCI

IHSG diprediksi volatil semester II/2026 akibat rebalancing FTSE dan MSCI, memicu outflow dana asing. Namun, peluang rebound tetap ada pasca-rebalancing.

IHSG berpeluang menguat terbatas pekan ini, cermati saham MDKA, ULTJ, BTPN

IHSG diprediksi menguat terbatas pekan ini dengan volatilitas tinggi. Cermati saham MDKA, ULTJ, dan BTPN untuk potensi rebound teknikal.