IHSG dibuka melemah 1,21% ke level 6.020, BBCA hingga TPIA terkoreksi

IHSG dibuka melemah 1,21% ke 6.020 pada 22 Mei 2026, dipicu minimnya katalis positif dan sentimen negatif eksternal, serta koreksi saham big caps seperti BBCA dan TPIA.

OJK sebut pelemahan IHSG ke level 6.396,26 masih dalam tahap wajar

OJK menilai pelemahan IHSG ke 6.396,26 wajar, dipicu tensi geopolitik dan kebijakan moneter global, serta rebalancing MSCI. Indeks tetap mencerminkan fundamental pasar.

IHSG diprediksi melemah pada Senin (27/4), rekomendasi saham ADRO hingga SRTG

IHSG diprediksi uji level 7.000 pekan depan, dipengaruhi ketidakpastian geopolitik dan hasil pertemuan FOMC. Saham ADMR, ADRO, SRTG perlu dicermati.

IHSG dibuka menguat sentuh 7.671, saham BBCA, BUMI & TLKM kompak melaju hijau

IHSG dibuka menguat ke 7.671 pada 20 April 2026, dengan saham BBCA, BUMI, dan TLKM naik. IHSG diprediksi konsolidasi dengan resistance di 7.773.

IHSG dibuka menguat 1,25% ke 7.771, saham BBCA, TPIA, dan BBRI jadi penopang

IHSG naik 1,25% ke 7.771 pada 15 April 2026, didukung saham BBCA, TPIA, dan BBRI. Pasar menyambut roadmap OJK untuk memperdalam pasar keuangan.

IHSG dibuka melemah 1,17%, tertekan sentimen perang global

IHSG dibuka melemah 1,17% tertekan sentimen perang global akibat gagalnya perundingan damai AS-Iran. Saham big caps seperti BBCA dan BBRI turut terkoreksi.