IHSG dibuka menguat 1,25% ke 7.771, saham BBCA, TPIA, dan BBRI jadi penopang

IHSG naik 1,25% ke 7.771 pada 15 April 2026, didukung saham BBCA, TPIA, dan BBRI. Pasar menyambut roadmap OJK untuk memperdalam pasar keuangan.

IHSG dibuka melemah 1,17%, tertekan sentimen perang global

IHSG dibuka melemah 1,17% tertekan sentimen perang global akibat gagalnya perundingan damai AS-Iran. Saham big caps seperti BBCA dan BBRI turut terkoreksi.

IHSG ditutup turun 0,53% ke 6.989, saham big caps BBCA, BREN cs kompak merah

IHSG turun 0,53% ke 6.989, dipicu sentimen global dan domestik negatif. Saham big caps seperti BBCA dan BREN melemah, sementara AMMN dan TLKM menguat.

Tekanan global belum surut, IHSG berpotensi rebound

IHSG pekan ini berpotensi rebound jika bertahan di atas 6.950, meski ketegangan Iran-AS dan reformasi pasar modal mempengaruhi arus dana asing.

IHSG ditutup melemah hari ini (31/3), saham MEDC, BUMI, EMTK berguguran

IHSG melemah 0,61% ke 7.048,22 pada 31 Maret 2026, dengan saham MEDC, BUMI, dan EMTK turun signifikan. Sektor energi menguat, sementara keuangan melemah.

IHSG ditutup melemah, saham BBCA, CUAN, hingga MDKA ambrol

IHSG melemah 0,08% ke 7.091,67 pada 30 Maret 2026, dengan saham BBCA, CUAN, dan MDKA turun. Ketegangan Timur Tengah mempengaruhi pasar.

IHSG dibuka rebound, saham CUAN, BUMI, hingga BIPI menguat pagi ini

IHSG rebound 2,03% ke 7.730,54, saham CUAN, BUMI, BIPI menguat. Konflik Timur Tengah dan penurunan outlook Indonesia jadi sentimen negatif.