OJK sebut pelemahan IHSG ke level 6.396,26 masih dalam tahap wajar
OJK menilai pelemahan IHSG ke 6.396,26 wajar, dipicu tensi geopolitik dan kebijakan moneter global, serta rebalancing MSCI. Indeks tetap mencerminkan fundamental pasar.
OJK menilai pelemahan IHSG ke 6.396,26 wajar, dipicu tensi geopolitik dan kebijakan moneter global, serta rebalancing MSCI. Indeks tetap mencerminkan fundamental pasar.
Bank Indonesia akan menerbitkan BI-FRN, surat berharga suku bunga mengambang, pada 17 November 2025.
Bank Indonesia akan menerbitkan BI-FRN pada 17 November 2025 untuk mengembangkan pasar OIS, memperkuat reformasi suku bunga domestik, dan meningkatkan efisiensi pasar keuangan.