Saham komoditas batu bara & CPO lesu usai Prabowo umumkan kebijakan ekspor satu pintu
Saham batu bara dan CPO melemah usai Prabowo umumkan kebijakan ekspor satu pintu melalui BUMN untuk perkuat pengawasan dan optimalkan penerimaan negara.
Saham batu bara dan CPO melemah usai Prabowo umumkan kebijakan ekspor satu pintu melalui BUMN untuk perkuat pengawasan dan optimalkan penerimaan negara.
IHSG turun 0,35% ke 6.576,07, namun saham BMRI dan BBRI menguat di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga BI akibat tekanan rupiah.
IHSG turun 0,87% ke 6.858,89 pada 12 Mei 2026, dipicu koreksi saham BREN, BYAN, dan ASII. Kapitalisasi pasar mencapai Rp12.171 triliun.
IHSG dibuka turun 0,87% ke 7.039,67 pada 30 April 2026, dipengaruhi oleh penurunan saham big caps seperti DSSA, BYAN, dan BBCA. Investor menanti hasil pertemuan The Fed.
IHSG turun 3,38% ke 7.129, dipicu pelemahan rupiah dan saham big caps seperti BBCA dan BREN. Konflik geopolitik dan harga minyak tinggi menambah tekanan.
Saham BREN dan BYAN menjadi penekan utama IHSG dengan koreksi masing-masing 13,12% dan 13,59%, menekan indeks sebesar 26,78 dan 26,67 poin.
IHSG menguat ke 8.337,60 didukung saham BYAN, UNVR, dan BREN, jelang RDG BI yang diprediksi tahan suku bunga di 4,75%. Investor fokus pada stabilitas ekonomi.
Low Tuck Kwong menambah 3.700 saham BYAN pada Januari 2026, meningkatkan kepemilikannya menjadi 40,22%. Tujuan transaksi adalah untuk investasi.
IHSG cetak rekor baru di 8.859 pada 5 Januari 2026, didorong saham BYAN, TLKM, dan DCII. Kapitalisasi pasar mencapai Rp16.194 triliun.
Saham perbankan besar seperti BBCA, BMRI, dan BBRI menjadi pemberat IHSG 2025, dengan koreksi signifikan yang menghambat laju indeks hingga 7,62%.