IHSG Menguat 2,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Busrsa Tembus Rp13.635 Triliun
IHSG menguat 2,35% ke level 7.634 sepanjang pekan 13-17 April 2026, dengan kapitalisasi pasar Bursa melonjak Rp446 triliun menjadi Rp13.635 triliun.
IHSG menguat 2,35% ke level 7.634 sepanjang pekan 13-17 April 2026, dengan kapitalisasi pasar Bursa melonjak Rp446 triliun menjadi Rp13.635 triliun.
BEI mengawasi saham KUAS yang melonjak signifikan, dipengaruhi oleh pembelian besar oleh influencer saham Belvin Tannadi, yang kini memegang 8,26% saham.
IHSG turun 0,53% ke 6.989, dipicu sentimen global dan domestik negatif. Saham big caps seperti BBCA dan BREN melemah, sementara AMMN dan TLKM menguat.
IHSG turun 0,99% ke 7.026,78 dan kapitalisasi pasar turun 1,69% jadi Rp12.305 triliun.
Investor Lo Kheng Hong meningkatkan kepemilikan saham DILD menjadi 707 juta lembar per April 2026, karena harga saham yang terdiskon.
IHSG diprediksi rebound setelah menyentuh titik bottom, menawarkan peluang bagi investor untuk menambah koleksi saham berkualitas dengan harga murah.
Direksi Bank JTrust (BCIC) menambah kepemilikan saham sebanyak 203.100 lembar pada 26 Maret 2026 untuk investasi, tanpa mengubah kontrol perseroan.
Pelemahan IHSG 2026 membuka peluang beli saham diskon seperti LSIP dan AKRA. Investor harus mempertimbangkan fundamental, sektor, dan momentum pasar.
IHSG turun 13,95% sejak awal tahun, terburuk di Asia Tenggara. Ini bisa jadi peluang beli saham berfundamental kuat saat valuasi menarik.
IHSG mengalami rebound dengan mencetak kenaikan 1,76% atau 133,47 poin menuju level 7.710,53 pada perdagangan hari ini, Kamis (5/3/2026).