Tren IPO meredup, backdoor listing menggeliat
Lesunya aktivitas IPO mendorong maraknya pergantian pemegang saham pengendali dan praktik backdoor listing sebagai jalur alternatif masuk bursa.
Lesunya aktivitas IPO mendorong maraknya pergantian pemegang saham pengendali dan praktik backdoor listing sebagai jalur alternatif masuk bursa.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) resmi IPO di Bursa Efek Indonesia, sahamnya naik 34,52% pada hari pertama. Ada 13 emiten lain siap IPO hingga Juni 2026.
Pada 2026, BEI menargetkan 50 IPO baru dengan minat investor tinggi. Meski saham IPO 2025 mencatat kenaikan signifikan, seleksi fundamental tetap penting.
BEI targetkan 50 emiten baru IPO pada 2026, dengan RNTH capai Rp15 triliun, guna dorong pasar modal Indonesia masuk top 10 dunia pada 2030.
Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir 2025, sementara sektor finansial mendominasi. BEI mencatat 26 perusahaan baru dengan total dana Rp18,11 triliun.
Pasar modal Indonesia telah berkembang pesat selama 4 dekade terakhir dengan inovasi perdagangan saham, peningkatan jumlah investor, dan rekor IHSG.
BEI mencatat 8 perusahaan besar antre IPO, termasuk Superbank, menyusul emiten baru seperti CDIA dan RATU.
Minat IPO meningkat pasca tensi politik mendingin dan penurunan suku bunga BI, meski tantangan ekonomi dan regulasi ketat tetap ada.