Indeks Bisnis-27 dibuka merah, saham BUMI, TAPG & DEWA pimpin pelemahan
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 438,43 dengan saham BUMI, TAPG, dan DEWA memimpin penurunan.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 438,43 dengan saham BUMI, TAPG, dan DEWA memimpin penurunan.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,53% ke 449,41 pada 21 Mei 2026, dipimpin saham TAPG, INKP, dan MIKA. IHSG diperkirakan bergerak variatif di tengah sentimen RAPBN 2027.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,22% ke 455,41, namun saham BRMS, ANTM, dan BUMI tetap menguat. Analis prediksi IHSG rawan koreksi.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,44% akibat ketegangan AS-Iran. Saham ASII, JPFA, dan MAPI memimpin penurunan, sementara BBRI, TAPG, dan BBCA menguat.
Indeks Bisnis-27 menambah 8 saham baru, termasuk MBMA dan BRMS, untuk periode Mei-Oktober 2026, meningkatkan daya tarik dan peluang investasi bagi investor.
IHSG diprediksi melanjutkan koreksi ke level 7.245–7.527 pada perdagangan Selasa (21/4). Cermati saham MBMA, PTBA, TAPG & VKTR untuk peluang beli saat melemah.
IHSG berpotensi koreksi pada 25/2/2026. Saham MBMA, TAPG, dan WIRG direkomendasikan BRI Danareksa Sekuritas. Sentimen AS-Iran dan The Fed mempengaruhi pasar.
Saham SPMA, PGLI, TAPG, dan CBRE alami penurunan terbesar pekan ini, meski IHSG turun 0,29%, volume transaksi harian BEI naik 99,35%.
DSSA dan CUAN masuk MSCI Global Standard Index, menggantikan ADRO. Saham DSSA naik 8.633% sejak 2021, CUAN naik 7.422% sejak IPO 2023.
Konglomerat TP Rachmat terpantau mengurangi kepemilikannya atas saham PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) sebanyak 1,36 juta lembar.